Walikota Batam Minta FKPD Harus Bersatu

BATAM (HK) – Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, Batam butuh aman, oleh karena itu Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam harus bersatu dan tidak ada kata lain karena kalau tidak bersatu maka apapun yang terjadi di Batam akan langsung sampai ke pusat karena Batam adalah barometer.

Kemudian seluruh FKPD yang ada di Batam juga harus bekerjasama karena Batam lagi mengalami permasalahan ekonomi. Oleh karena itu pertumbuhan ekonomi harus meningkat.

Hal itu diucapkan Rudi dalam sambutannya pada acara pisah sambut ketua Pengadilan Negeri (PN) Batam Kelas IA yaitu dari Syahlan kepada Wahyu Imam Santoso. Kemudian pisah sambut Ketua Pengadilan Agama (PA) Kelas IA dari Basuni kepada Mazaruddin, Rabu (18/6) malam di Best Western Premier Panbil.

“Batu kecil saja jatuh di Batam sampai ke Jakarta. karenanya agar suaranya batu yang jatuh itu tidak bunyi maka kita harus menjaganya, tapi kalau jatuhnya bersuara maka selesailah kita semuanya,” ucap Rudi.

Selain itu Batam butuh pertumbuhan ekonomi yang cepat, karena saat ini pertumbuhan ekonomi Batam baru 4,52 persen dan target untuk kedepannya pada 2020 nanti harus mencapai diatas 6 persen.

“Saya yakin target ini bisa tercapai, oleh karenanya FKPD harus bersatu dan bekerjasama semuanya,” ujarnya.

Menurut Rudi, kalau pertumbuhan ekonomi Batam sempurna maka untuk di Pengadilan Negeri (PN) Kota Batam akan berkurang permasalahan yang akan diselesikan dan begitu juga di Pengadilan Agama (PA) Kota Batam akan berkurang angka perceraian, sebab perceraian itu meningkat salah satunya diakibatkan oleh kurang baiknya ekonomi.

“Kira-kira itulah informasi buat kita seluruhnya, saya atas nama pemerintah Kota Batam dan seluruh jajaran mengucapkan selamat datang kepada Ketua Pengadilan Negeri dan ketua Pengadilan Agama Kota Batam yang baru. Mari kita kompak semuanya dan komunikasi kita hidup,” ujarnya lagi.

Seterusnya ujar Rudi, apapun permasalahan yang ada, pemerintah Kota Batam siap untuk bersatu dengan seluruh instansi, baik itu instansi vertikal maupun yang didaerah, agar Batam bisa kembali jaya untuk kedepnnya.

Saat ini Batam lagi mengembangkan kota parawisata. Pengembangan parawisata itu bukan berarti akan menghilangkan Batam dari kota industri, akan tetapi semunya dikembangkan. Hal itu terbukti dimana pada minggu depan akan ada peresmian dua buah perusahaan di Muka Kuning.

“Kemaren saya bertemu dengan Dubes Singapur, Menteri Luar Negerinya dan juga menteri Perdaganggannya dan saya sampaikan bahwa Batam sudah layak lagi untuk orang berinvestasi,” ungkapnya (Cw64)

(Visited 17 times, 1 visits today)