Wisatawan Numpang Internet Desa

Sejumlah wisatawan mendatangi Kantor Desa Batu Berapit untuk menikmati jaringan internet. (yudi/haluankepri.com)

Sejumlah wisatawan mendatangi Kantor Desa Batu Berapit untuk menikmati jaringan internet. (yudi/haluankepri.com)

ANAMBAS (HK) – Persoalan jaringan internet dinilai dapat menghambat perkembangan pariwisata di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA). Jaringan komunikasi yang tak kunjung membaik menjadi keluhan para wisatawan saat berkunjung ke kabupaten termuda di Kepri itu.

“Untuk menikmati jaringan internet, kita terpaksa membawa para wisatawan ke kantor desa Batu Berapit untuk menggunakan wifi Nusantara,”ujar Gusdi Munandar salah seorang pemandu Wisata, Rabu (19/6/2019).

Ia mengungkapkan, hal ini harus dilakukan karena internet di Jemaja sangat memprihatinkan dan menyedihkan.

“Lokasi jaringan wifi gratis ada banyak pilihan, tapi banyak lemot bang. Saya arahkan ke kantor Desa Batu Berapit untuk memanfaatkan wifi gratis,” bebernya.

Ia berharap kepada semua pihak untuk dapat memperhatikan kebutuhan akan jaringan internet di Kecamatan Jemaja. Diketahui, Anambas dikenal sebagai destinasi wisata bahari bagi seluruh wisatawan.

“Jaringan internet saja yang masih menjadi persoalan bagi kemajuan wisata di Jemaja. Infrastruktur lainnya terus berjalan,”paparnya.

Sabri, salah seorang warga Desa Keramut mengatakan, perlu kebijakan pusat untuk mendorong provider meningkatkan layanannya. Ini karena pemerintah daerah tidak memiliki wewenang untuk melakukannya.

“Dari informasi yang kita dapat, pemerintah daerah telah berusaha maksimal, namun semua harus ditentukan oleh pusat, karena keterbatasan wewenang tadi,”sesalnya.

Kalau memang masih tetap bicara bisnis, Anambas tetap tidak akan dapat maju pariwisatanya, karena karang itu adalah komunikasi yang tak kunjung selesai.

“Harapan kita hal ini juga menjadi perhatian serius. Jangan kami yang tinggal diperbatasan diabaikan dan dianaktirikan,” tutupnya. (yud)

(Visited 108 times, 1 visits today)