DLH Batam Telusuri Siapa Pemilik Kolam di Sei Temiang

(dedi/haluankepri.com)

(dedi/haluankepri.com)

SEKUPANG (HK) – Meninggalnya tiga bocah asal Kampung Kendal Sari RT03/RW07 tepatnya di kolam Sei Temiang, Tanjung Riau, Sekupang menjadi perhatian serius Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam. DLH Batam langsung menurunkan timnya untuk meninjau lokasi kolam maut tersebut. Disana pun tim tersebut memperhatikan titik lokasi kolam itu bersama Lurah Tanjung Riau dan perangkat RT disana.

Di lokasi kejadian, Amjaya, Kabid Perlindungan Lingkungan Hidup Batam mengatakan, pihaknya ikut prihatin dan turut berduka cita. Namun, kata Amjaya, akan segera menelusuri keberadaan kolam, dan siapa pemiliknya serta apa tujuannya dibuatnya kolam itu.

“Ya akan kita telusuri, tahu sendirilah kadang perusahaan ada yang nakal, beroperasi pada malam hari,” ujarnya.

Pihak DLH juga meminta Lurah Tanjungriau, Agus Syofian, bersama perangkat RT setempat untuk segera memagari kolam tersebut sesuai dengan keinginan warga.

“Agar tidak ada lagi korban yang berjatuhan selepas menimpa tiga orang anak tersebut, kami minta pihak kelurahan memagari kolam dan rawa yang ada dilokasi ini. Dalam hal ini kita serahkan kepada Pak Lurah dan perangkat supaya lebih waspada lagi,” tutup Amjaya.

Sementara itu, Agus Syofian, Lurah Tanjung Riau mengatakan, akan segera memagari kolam. Untuk awalnya, akan diberi papan tanda bertuliskan ‘Dilarang Berenang’.

“Kita usahakan dipagari, tetapi untuk sementara kita buat papan tanda larangan,” ujarnya singkat.

Ide untuk pemagaran kolam dan rawa tersebut langsung disambut oleh perangkat setempat. “Iya akan segera kita pagari semua kolam dan rawa yang ada dilokasi ini,” kata Kiswandi, ketua RT03/RW07 Kampung Kendal Sari. (ded)

(Visited 45 times, 1 visits today)