Jalan Provinsi di Singkep Barat Rusak Parah

Beginilah kondisi ruas jalan provisni yang berada di Singkep Barat. (jefriyadi/haluankepri.com)

Beginilah kondisi ruas jalan provisni yang berada di Singkep Barat. (jefriyadi/haluankepri.com)

LINGGA (HK)- Jalan Raya yang membentang di Kecamatan Singkep Barat saat ini dalam kondisi tidak layak dan berlubang-lubang di beberapa bagian. Selain mengganggu pengguna jalan, ditakutkan pada musim penghujan ini dapat mengakibatkan laka lantas.

Beberapa ruas jalan yang nampak rusak saat di telusuri haluankepri.com pada, Minggu(23/6/2019) mulai dari jalan di daerah Batu 6 Kecamatan Singkep. Lubang-lubang menganga mulai terasa bagi pengendara motor yang melintas di daerah tersebut.

Memasuki daerah Dusun Air Salak, di pertengahan kampung dan di ujung kampung juga nampak lobang-lobang besar menganga. Saat musim penghujan, nampak seluruh lubang jalan yang rusak berisi dengan air bercampur lumpur berwarna kecoklatan.

Kondisi serupa juga terlihat di beberapa bagian jalan di Kelurahan Raya. Bukan itu saja, jalan penghubung antara Desa Sungai Buluh dan Desa Jagoh, di Kecamatan Singkep Barat, saat ini kondisinya sebagian besar rusak parah.

Kepala Dinas Pekerjaan umum, Penataan rumah dan Kawasan Pemukiman, Kabupaten Lingga, Ir. Abdul Khatab, mengakui memang kondisi jalan tersebut sudah harus diperbaiki .

“Kalau soal mengingatkan, sudah sering kita ingatkan ke Provinsi, bahkan sampai bertengkar. Dalam setiap kesempatan selalu kita ingatkan soal jalan itu,” kata Kadis PU Lingga ini menjawab Haluan Kepri, Minggu(23/6/2019)

Dijelaskanya, jalan Raya yang membentang di Kecamatan Singkep Barat itu adalah jalan Provinsi Kepri. Karena keterbatasan anggaran, makanya sampai saat belum direhab.

“Jalan provinsi itu banyak, termasuk yang di Singkep Barat itu juga jalan Provinsi . Sementara anggaran pembangunan jalan dari provinsi memang terbatas,” ungkapnya.

Abdul Khatab berjanji akan terus menyuarakan aspirasi masyarakat Singkep Barat ini ke pihak Provinsi. Pasalnya, jalan ini sangat vital dan satu-satunya jalan penghubung yang biasa dipakai warga selama ini.

“Ini akan terus kita suarakan ke provinsi. Kita minta agar pak Gubernur juga perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di Lingga,” jelasnya lagi .(jfr)

(Visited 209 times, 1 visits today)