342 Jamaah Haji Kota Tanjungpinang Terima Materi Manasik

Kakanwil Kemenag Kepri, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA (tengah) foto bersama dengan Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, Kakan Kemenag Kota Tanjungpinang, H. Samsutarmidi, S.Pd.I, narasumber dan tamu undangan. (istimewa)

Kakanwil Kemenag Kepri, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA (tengah) foto bersama dengan Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, Kakan Kemenag Kota Tanjungpinang, H. Samsutarmidi, S.Pd.I, narasumber dan tamu undangan. (istimewa)

Tanjungpinang (HK) – Sebanyak 342 Jamaah Haji asal Kota Tanjungpinang menerima materi manasik haji yang dilaksanakan oleh Kemenag Kota Tanjungpinang. Manasik haji tersebut digelar pada 23 dan 28 Juni 2019. Sedangkan untuk gladi posko atau simulasi lapangan direncanakan pada 29 Juni di Masjid Nur Ilahi Dompak sebagai titik kumpul.

Kakan Kemenag Kota Tanjungpinang, H. Samsutarmidi, S.Pd.I, mengatakan, manasik tersebut dilaksanakan di Aula Lt. 3 Kantor Walikota karena dengan jumlah jamaah sebanyak itu tidak memungkinkan dilaksanakan di Aula Kemanag.

“Jumlah jamaah yang berangkat tahun ini merupakan jamaah haji terbanyak sepanjang sejarah di Kota Tanjungpinang yakni 342 jamaah. Jumlah ini belum termasuk petugas dan jamaah yang masuk dalam kuota tambahan sebanyak 11 orang,“ ucap H. Samsutarmidi.

Data jamaah tahun 1440 H/2019 M untuk Kota Tanjungpinang mencapai 342 jamaah dengan rincian 142 jamaah laki-laki dan 200 jamaah perempuan. Kecamatan Tanjungpinang Timur merupakan jamaah tertinggi dengan jumlah 144 jamaah, menyusul Kec. Bukit Bestari 113 jamaah, Kec. Tanjungpinang Barat 74 jamaah dan terakhir Kec. Tanjungpinang Kota 11 Jamaah.

Manasik haji itu dibuka oleh Kakanwil Kemenag Kepri, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA. Kakanwil dalam pemaparan materinya lebih banyak menekankan kepada para jamaah untuk meningkatkan kesabaran dan kemandirian dalam beribadah.

“Dalam pelaksanaan ibadah haji, kita dituntut untuk banyak bersabar serta tawakal kepada Allah SWT. Jika kita kurang bersabar, maka hanya akan banyak menyalahkan orang lain terutama para petugas yang jumlahnya tidak sebanding dengan para jamaah yang diurusnya. Telah banyak contoh yang dapat kita jadikan pembelajaran tentang jamaah haji yang kurang bersabar yang pada akhirnya akan merugikan kita sendiri sebagai jamaah,” ucap Kakanwil.

Sementara itu, Kepala Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Tanjungpinang, H. Sunarjo, S.Ag, mengatakan kegiatan tersebut menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten dibidangnya diantaranya, hari pertama diisi oleh Kakanwil Kemenag Kepri, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA yang mengisi materi tentang kebijakan pemerintah tentang haji. Lalu, Rustam, S.Km, M. Si, Kadis Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang yang mengisi materi tentang kebijakan pelayanan kesehatan haji.

Hari kedua membahas tentang kebijakan pengelolaan keuangan haji bersama Alpian, SE, Kasi Pengelolaan Keuangan Haji Kanwil Kemenag Kepri dan materi terakhir diisi oleh H. Sunarjo, S.Ag dengan materi hak dan larangan jamaah haji.

Rustam, S.Km, M.Si Kadis Kesehatan, Penegendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang dalam materinya mengatakan, kondisi jamaah haji tahun ini dilihat dari segi kualitas kesehatan ada peningkatan. Tahun ini seluruh jamaah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan untuk menunaikan ibadah haji dengan rincian 113 jamaah berstatus memenuhi istithaah kesehatan haji dan 243 jamaah berstatus memenuhi istithaah kesehatan haji dengan pendampingan.

Rustam menambahkan, jika dilihat dari segi usia, jamaah tahun 1440 H/2019 M ini mayoritas masih bugar, hal ini dapat dilihat dari data bahwa 233 dari 342 jamaah haji Kota Tanjungpinang berusia dibawah 59 tahun. Begitujuga dengan tingkat pendidikan, dari 342 jamaah hanya 96 jamaah saja yang tidak tamat SLTA. (fhy/r)

(Visited 146 times, 1 visits today)