Kampung Tua Bisa jadi Destinasi Wisata Kuliner

(internet)

(internet)

Kawasan Kampung Tua Tanjungriau diusulkan menjadi destinasi wisata kuliner karena memiliki banyak tempat makan favorit bagi warga Batam dan pelancong dari dalam serta luar negeri.

“Tanjungriau bisa menjadi kawasan wisata kuliner,” kata Ketua Rukun Khasanah Warisan Batam (RKWB), Machmur Ismail, Minggu (23/6/2019).

Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil, memberikan keleluasaan kepada Pemerintah Kota Batam untuk mengembangkan 37 lokasi kampung tua, sesuai dengan potensi dan kebutuhan di setiap kawasan.

Kebijakan itu diambil usai penegasan pemerintah untuk mengeluarkan 37 lokasi kampung tua dari HPL Otorita Batam (kini bernama Badan Pengusahaan Kawasan Batam).

RKWB, kata Machmur, ikut memetakan potensi dan kebutuhan setiap kawasan Kampung Riau bersama Pemkot Batam.

Saat ini, Tanjungriau memiliki tempat makan khas Melayu yang sering dikunjungi pelancong. Rumah makan dengan bangunan sederhana di tepi pantai menyajikan berbagai makanan khas Melayu Kepulauan, sedangkan yang paling populer adalah asam pedas ikan.

Di Tanjungriau juga terdapat pasar yang menjajakan juadah tradisional, dengan bahan dasar ikan, dan makanan laut lainnya.

Selain Tanjungriau, RKWB juga mengajukan Tanjunguma sebagai daerah tujuan wisata kuliner.

Setiap Ramadhan, pasar kaget di Tanjunguma selalu diburu warga Batam dan pelancong yang menghabiskan waktu di tempat itu. Makanan paling favorit adalah ikan bakar yang dijajakan sejumlah pedagang kaki lima.

Ia mengatakan Nongsa menjadi kawasan wisata sejarah.

“Karena ada makam Nong Isa. Di situ titik tolak sejarah Kota Batam,” kata dia.*

(sumber: antarakepri.com)

(Visited 35 times, 1 visits today)