Anggota DPRD Kepri Soroti Infrastruktur Jalan Kota Batam

KONDISI jalan Laksamana Bintan, Sei Panas yang rusak.Foto:Tampubolon/Haluan Kepri

Batam(HK) – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Widiastadi Nugroho menyoroti kondisi ruas jalan di Kota Batam.

Ia mengaku miris melihat infrastruktur jalan di ruas jalan Raja Haji Fisabilillah Simpang Perumahan Rosadale Gelael yang berlubang.

“Seharusnya usai disemen lebih baik dari sebelumnya, ini malah berlobang. Oke, sekarang kita minta komitmen pemerintah bahwa diperbaiki jalan itu untuk baik dari sebelumnya,” sesal Widiastadi saat dimintai tanggapannya, Selasa (25/6) siang.

“Kalau bocor paska diperbaiki kan salah satu pertayaan besar bagi publik,” tambahnya.

Widiastadi meminta agar ruas jalan yang menjadi aset provinsi, Badan Pengusahaan (BP) Batam, Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Nasional segera diperbaiki.

“Hakikat pembangunan infrastruktur jalan untuk menjadi baik, jangan sampai jalan dilebarluaskan tapi masih bocor-bocor dan bergelombang,” tegasnya.

Lanjutnya, Kita minta agar kualitasnya segera diperbaiki, jangan sampai pemborong mengerjakan setengah hati. Sehingga mindset seperti ini yang harus dijauhkan. Karena publik yang nilai.

Dari pantauan lapangan, ruas jalan Laksamana Bintan atau persis depan gerbang komplek Rosedale yang belum lama ini diperlebar, terlihat pecah-pecah dan berlubang. Kendati, beberapa pengendara menyoroti kondisi ruas jalan tersebut. 

“Padahal jalan itu baru diperlebar dan baru juga disemen beberapa waktu lalu, tapi kondisinya kini sudah pecah-pecah bahkan berlubang,” kata Fendy warga sekitar.

Asriadi (53) warga sekitar juga ikut menyoroti kondisi jalan tersebut. Menurutnya, seharusnya jalan itu usai disemen menjadi bagus. “Ini Malah semenisasinya berbelang-belang selaon itu semen pecah pecah,” katanya. 

Dikatakan Asriadi, kondisi jalan itu sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi pengendara khususnya roda dua.

“Apalagi kondisinya turunan jika dari lampu merah Gelael menuju ke arah pasar Mitra Raya, Batam Center. Dimana jalan itu merupakan urat nadi yang menghubungkan Nagoya-Batam Center dan sebaliknya,” jelasnya.

Lanjutnya, Mengingat kejadian sebelumnya disini pernah terjadi kecelakaan oleh pengendara roda dua, saat itu malam hari.

“Semoga pemerintah ataupun instansi terkait tidak tutup mata dalam hal ini, jika dibiarkan, akan semakin banyak bertambah angka kecelakaan lalu lintas, khususnya pengendara roda dua,” harapnya.(Cw63)

(Visited 21 times, 1 visits today)