BC Limpahkan Hasil Uji Lab Sampah Plastik ke KLHK

KEPALA Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam Susila Brata sedang memberikan penjelasan kepada komisi 1 DPRD Kota Batam dalam RDPU, Senin (24/6/2019) sore.Foto:November Iwandra/Haluan Kepri

BATAM (HK) – Kantor Pelayanan Utama (KPU), Bea dan (BC), Tipe B Batam, Batuampar telah menyampaikan apa yang menjadi hasil terkait pengujian laboratorium, terhadap ada temuan limbah atau sampah plastik yang di import ke Batam, dengan diduga mengandung B3, Sabtu (22/6) kemaren, ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), RI.

Namun, sejauh ini pihak KPU BC Batam belum dapat mengungkapkan ke publik, atas hasil uji laboratorium tersebut sebab masih menunggu keputusan dan rekomendasi, dari pihak KLHK RI, atas kebijakan pemerintah pusat.

Kabid Humas dan BKLI KPU Tipe B BC Batam, Sumarna mengatakan, untuk pemeriksaan dan pengujian Laboratorium terhadap limbah, atau sampah plastik telah selesai dilakukan, hingga sudah diketahui ada atau tidaknya, kandungan B3 yang ditemukan.

“Semua hasil lab sudah disampaikan ke KLHK RI. Namun sampai saat ini, masih menunggu keputusan atau rekomendasi dari pihak KLHK,” kata Sumarna, Senin (24/6) siang, setelah KPU menerima kunjungan DPR RI, ke BC Batam.

Ketika ditanya apa yang menjadi temuan atas uji laboratorium BC Batam terhadap sampah plastik yang diduga mengandung limbah B3, Sumarna tidak bersedia untuk menjawabnya.

“Apa yang menjadi hasil, terkait dari pengujian laboratorium BC Batam, menjadi kewenangan KLHK RI. Sehingga kami tidak berkewenangan untuk membukanya kepublik, sebelum adanya keputusan dan rekomendasi KLHK,” ucapnya.

Sabar, ungkap Sumarna, mudah mudahan tak beberapa lagi, pihak KLHK segera memberikan jawaban atas temuan tersebut, sebagaimana dari hasil uji laboratorium KPU BC Batam ini.

“Artinya, kalau sudah ada jawaban dari KLHK RI dan memberikan rekomendasi, barulah bisa disampaikan ke publik melalui dimedia massa. Begitu juga terhadap 4 perusahaan pengimpor limbah, serta sampah plastik,” pungkas Kabid Humas BC Batam.

Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup Batam Herman Rozie saat dihubungi, hingga saat ini belum ada memberikan jawaban, terkait hasil pengujian laboratorium, atas dugaan Limbah B3 tersebut.

Namun sebelumnya, berdasarkan dalam hasil temuan sidak Walikota Batam bersama pihak pihak terkait, kuat dugaan Sampah Plastik itu mengandung limbah B3.

“Secara visual kita lihat ada indikasi kesana itu Namun, uji laboratorium lah yang dapat dalam memastikannya nanti,” kata Herman Rozie.

Terkait legalitas empat perusahaan pengimpor limbah atau sampah plastik tersebut, Herman Rozie mengatakan, sudah memenuhi aturan. Sehingga, mereka bisa beroperasi.

“Administrasi importnya lengkap. Kalau nggak lengkap, nggak mungkin mereka dapat kuota import dari Kementrian Perdagangan RI. Yaitu
PT. Arya Wiraraja Plastiksindo, PT. Royal Citra Bersama, PT. Tan Indo, dan PT. Hong Tay,” ujar Kadis LH Batam. (vnr).

(Visited 17 times, 1 visits today)