Pekerja Perusahaan Tertipu Rp 15 Juta via Online

ilustrasi (internet).

ilustrasi (internet).

SAGULUNG (HK) – Walau sering diimbau agar jangan percaya dengan tawaran para pelaku penipu yang menggiurkan, namun masih tetap saja ada korbannya.

Kali ini, korbannya Junika Nadeak, salah seorang pekerja di salah satu perusahaan elektronik. Korban tertipu Rp10 juta dengan 4 kali transfer ke nomor rekening pelaku. Sementara barang elektronik berupa televisi dan handpone yang akan dipesan tak kunjung sampai ke Batam.

Di Polsek Sagulung, Junika menceritakan, awalnya mengenal pelaku dari jejaring media sosial (medsos) Facebook yang tinggal di Jambi. Antara korban dengan pelaku pun saling mengenal hingga mengajak berbisnis jual beli barang online.

Setelah itu, pelaku pun menawarkan barang-barang elektronik berupa TV dan beberapa handpone dengan harga sangat murah. Sesaat itu juga korban langsung tergiur dengan harga yang ditawarkan pelaku dengan tipu muslihatnya.

“Saya ketipu 15 juta dengan barang elektronik yang ditawarkan pelaku,” ujar Junika di kantor polisi, Senin (24/6) sore kemarin.

Dia mengatakan, akun FB pelaku itu bernama Zulpri dengan menyebutkan bahwa dia seorang guru dan pedagang online.

Kemudian, pada Minggu (23/6), dirinya pun langsung mentransfer uang senilai Rp15 juta kepada pelaku dengan dua rekening yang berbeda yakni BRI 531601022464533 atas nama Eka Riski, dan Muhammad Alhadi nomor rekening BRI 547601023239539.

Namun, setelah dikirimkan, Junika pun merasa curiga, dirinya telah diperdayai, sebab semua akses pelaku baik itu WhatsApp maupu FB-nya sudah langsung diblokir.

“Resi transfer masih saya simpan dengan nomor rekening yang saya transfer yakni Bank BRI atas nama Eka Risky dan Muhammad Alhadi,” terangnya dengan wajah kecewa.

Setelah diperdayai, Junika pun langsung sadar dan melapor kasus penipuan ke Mapolsek Sagulung, namun laporan tersebut diarahkan ke Mapolresta Barelang karena disana ada ahli IT yang bisa mendalami laporan tersebut. (ded)

(Visited 12 times, 1 visits today)