Pengurusan Paspor Macet, Kode Billing Alami Gangguan

Kasi Lantas dan Izin Tinggal Keimigrasian Karimun, Kristian menyaksikan proses pengurusan paspor bagi pemohon.(ilham/haluankepri.com)

KARIMUN (HK) – Pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun mengalami gangguan sejak Senin (24/6/2019). Pemohon tidak bisa menerima kode billing untuk pembayaran paspor. Gangguan itu sebenarnya sudah terjadi sejak satu minggu belakangan, namun terjadi kemacetan total sejak kemarin.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Karimun, Darmunansyah melalui Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian, Kristian saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/6) mengatakan, gangguan kode billing pembayaran itu bukan hanya terjadi di Karimun, melainkan terjadi pada server di pusat dan terkoneksi di seluruh kantor Imigrasi di Indonesia.

“Memang dalam pelayanan paspor ada kendala, mulai sejak Senin tanggal 24 Juni 2019. Gangguan ini juga dialami seluruh Kantor Imigrasi di Indonesia. Permasalahan itu terjadi pada penerbitan kode billing pembayaran paspor. Gangguan itu terjadi pada server di kantor pusat,” ungkap Kristian.

Kata Kristian, permasalahan tersebut sudah ditangani Direktorat Jenderal Imigrasi di Jakarta. Hanya saja, kapan penerbitan kode billing pembayaran itu bisa berjalan normal, pihaknya masih menunggu informasi dari pusat. Saat ini, petugas masih melakukan verifikasi untuk penerbitan kode billing.

Dikatakan Kristian, dengan adanya gangguan pada server penerbitan kode billing pembayaran itu, maka setidaknya sebanyak 336 pemohon terkendala dalam pengambilan paspor. Jumlah tersebut dikalkulasi berdasarkan jumlah pemohon paspor di Karimun dalam satu hari sebanyak 48 pemohon.

“Jumlah pemohon paspor di Karimun sebanyak 48 orang. Sementara, gangguan itu sudah terjadi sejak satu minggu belakangan. Jika satu minggu sebanyak 240 pemohon, ditambah dua hari ini sekitar 96 pemohon maka sekitar 336 pemohon yang terkendala dalam penerbitan kode billing pembayaran paspornya,” terang Kristian.

Kristian menyebut, jika dalam waktu dekat server pada penerbitan kode billing tersebut selesai diperbaiki, maka pihaknya akan melakukan pengebutan dalam penerbitan paspor. Bahkan, menurut dia, petugas Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun akan bekerja lembur sampai malam hari.

“Kami cuma bisa berharap, agar gangguan ini bisa selesai dalam waktu dekat. Kalau server itu selesai diperbaiki, maka kami akan mengebut dalam penerbitan kode billing. Bahkan, kalau perlu kami akan bekerja lembur. Kami tak ingin masyarakat dirugikan hanya karena kerusakan pada server ini,” ujarnya.

Menurut dia, gangguan pada penerbitan kode billing pembayara bukan pertama kali terjadi. Permasalahan serupa juga pernah terjadi pada Mei lalu, dan salam saktu satu minggu bisa segera diperbaiki. Dirinya hanya meminta masyarakat selaku pemohon paspor tidak khawatir dengan adanya gangguan tersebut. (ham)

(Visited 129 times, 1 visits today)