Cuaca Ekstrem, Nelayan Diimbau Waspada saat Melaut

KARIMUN (HK)-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Karimun memprediksi, cuaca buruk akan terus terjadi Juni ini di Karimun. Cuaca buruk itu, diduga disebabkan adanya pertumbuhan awan kumulonimbus yang bergerak dengan kecepatan 25 knot dan menimbulkan hujan disertai petir di seluruh Kabupaten Karimun.

Prakiraan BMKG Kabupaten Karimun, Muhammad Tito mengatakan, terhitung sejak awal Juni lalu, wilayah Kabupaten Karimun mengalami curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang selalu dibarengi dengan petir.

“Terjadinya cuaca buruk di Kabupaten Karimun sejak awal Juni disebabkan oleh perkembangan awan kumulonimbus yang berkembang, mulai dari kecepatan 8 knot hingga mencapai 25 knot,” ujar Tito, baru-baru ini.

Pihak BMKG memprediksi, cuaca buruk tersebut akan terus berlanjut hingga akhir Juni nanti. Dengan memperhatikan kondisi cuaca seperti itu, Muhammad Tito menghimbau kepada para nelayan di Kabupaten Karimun untuk lebih waspada dengan adanya awan kumulonimbus yang juga diduga menjadi penyebab tingginya gelombang laut.

Menurut Tito, awan kumulonimbus merupakan awan kenfektif besar berbahaya yang diakibatkan oleh penguapan air dan kerap mendominasi wilayah-wilayah di kepulauan. Tito menyebut, meski awan kumulonimbus tidak berpotensi menimbulkan angin puting beliung dan tsunami, namun awan tersebut dinilai berbahaya karena mampu menimbulkan angin disertai hujan lebat. (ham)