Luput Pengawasan, Bayi Tewas Kecebur ke Sungai

Personil dari Polsek Sekupang turun langsung ke lokasi penemuan sosok mayat bayi di Tiban Indah. DEDI/HALUAN KEPRI

SEKUPANG (HK) — Warga Tiban Indah digegerkan dengan temuan jasad bayi terapung di sungai, tepatnya di samping mushola Ar-Rahman, Tiban Indah, Sekupang, Selasa (24/6) malam. Sembari warga melakukan evakuasi, temuan jasad mungil tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Sekupang.

Diketahui bayi bernama Gabriel Filius Avisha (2,8) merupakan anak dari Yohannes Heri Prajoko, warga Perumahan Pondok Pelangi II Blok D6 No 8 Kelurahan Tiban Indah, Sekupang, yang diduga tercebur ke sungai saat bermain di depan rumah karena luput dari pengawasan orang tua.

Informasi yang dihimpun, awalnya Yohanne bersama korban mengantar kakak korban untuk les dengan menggunakan sepeda motor. Sekembalinya ke rumah, Yohannes dan anaknya yang lain langsung masuk ke kamar, sedangkan korban bersama Sherina (pembantu) membawa adik korban dengan kereta dorong untuk jalan-jalan sekira sore sekira pukul 17.00 WIB.

Saat Yohannes keluar kamar, langsung menanyakan keberadaan korban kepada Sherina, dan pembantunya menjawab bahwa korban tadinya terlihat main di lahan kosong yang ada di depan rumah yang jaraknya kurang lebih 40 meter dengan sungai.

Kemudian, Yohannes berusaha mencari korban dengan sepeda motor, namun tak ketemu serta minta bantu warga setempat untuk mencari korban.

Karena belum juga ditemukan, berita kehilangan korban diumumkan melalui pengeras suara Mushollah, yang kemudian dilakukan pencarian bersama-sama, namun korban juga tak juga ditemukan. Kemudian sekira pukul 18.18 WIB, Musikan yang hendak mengambil wujud untuk Shalat Magrib di Musola Ar- Rahman dikejutkan dengan sosok bayi dengan posisi terkurap di pinggiran sungai.

Melihat hal tersebut, Musikan kemudian memberitahukan kepada Yogi yang selanjutnya bersama-sama mengangkat korban dari sungai alur laut tersebut.

Pada saat korban diangkat dari sungai, kondisi mulut dan hidung mengeluarkan busa. Untuk pemeriksaan lebih lanjut korban dibawa ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan pertolongan pertama. Namun naas nyawa korban sudah tak tertolong lagi, dan dinyatakan sudah meninggal dunia.

Sementara, Kapolsek Sagulung, Kompol Oji Fahroji membenarkan penemuan mayat bayi tersebut. Bayi ditemukan oleh warga saat mau ambil wudhu di mushola Ar-Rahmam di perumahan Pondok Pelangi tahap III Tiban Indah.

Dia juga mengatakan, masih mendalami kasus serta meminta keterangan saksi-saki saat ditemukan bayi tersebut. “Kita masih dalami kasusnya serta memeriksa saksi-saksinya,” kata Oji, Rabu (26/6) saat dikonfirmasi awak media.

Korban dibawa oleh Yohannes kerumahnya dan langsung dikebumikan, Rabu (26/6) sore, di Sei Temiang Sekupang. (ded)

(Visited 41 times, 1 visits today)