Komisioner Bawaslu Anambas Tidak di Tempat saat ada Aksi Damai

(yudi/haluankepri.com)

(yudi/haluankepri.com)

ANAMBAS (HK) – Tiga Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Anambas tidak berada di tempat saat ada aksi damai yang dilakukan Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD). Aksi tersebut menuntut komisioner Bawaslu Anambas mundur. Diketahui, AMPD telah melayangkan surat ke Bawaslu sejak 25 Juni 2019 lalu.

Asril Masbah, Koordinator Aksi mengatakan, ketidakhadiran Komisoner dan Kepala Sekretariat merupakan pengkhianatan terhadap masyarakat.

“Karena ini merupakan proses demokrasi yang harus dipertanggungjawaban, kenapa harus pergi,” kata Asril, di kantor Bawaslu Anambas, Kamis (27/6).

Ia menyesalkan, ketidakberadaan komisioner, padahal aksi yang dilakukan merupakan aksi damai. Ini pernah dlakukan sebelum hari raya kemarin.

“Kami telah menyurati bawaslu akan adanya aksi ini tapi anehnya kok mereka pergi, seperti tidak peduli,” sesalnya lagi.

Sementara itu Dedy Syahputra, koordinator aksi berencana akan menduduki kantor bawaslu hingga malam hari.

Dari informasi yang disampaikan oleh salah seorang staf Bawaslu, tiga komisioner yakni Anwar, Yopi Susanto, dan Liber Simaremare sedang menjalankan tugas luar.

Dari SPT, Anwar sedang ke Palmatak untuk menyelesaikan laporan akhir pengawasan Pemilu, Liber Simarmare ke kecamatan Siantan Tengah, dan Yopi ke Kecamatan Siantan Selatan, dan Kepala Sekretariat ke Kecamatan Siantan Selatan. (yud)

(Visited 149 times, 1 visits today)