MUI dan FKUB Imbau Masyarakat Legowo

Pimpinan FKPD dan tokoh-tokoh agama serta tokoh masyarakat sewaktu menandatangani spanduk menolak kerusuhan di Gedung Nasional Tanjunguban, beberapa waktu lalu. (dokumen)

Pimpinan FKPD dan tokoh-tokoh agama serta tokoh masyarakat sewaktu menandatangani spanduk menolak kerusuhan di Gedung Nasional Tanjunguban, beberapa waktu lalu. (dokumen)

BINTAN (HK) – Sidang pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pilpres 2019 dijadwalkan akan dibacakan majelis hakim MK siang ini sekitar pukul 12.30 WIB.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bintan, Ahmadi, mengajak semua masyarakat agar sama-sama bisa legowo menerima putusan yang dibacakan hakim MK siang nanti.

Menurutnya, ada kepentingan yang jauh lebih besar setelah putusan MK nanti.
“Kepentingan bangsa dan negara, agar persatuan dan kesatuan dapat terus terjaga jauh lebih penting. Untuk itu, kami mengimbau supaya masyarakat dan semua pihak legowo apapun keputusan MK nanti,” kata Ahmadi, Kamis (27/6) sekitar pukul 11.30 WIB.

Hal senada juga diutarakan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragaman (FKUB) Bintan Nurcholis. Ia mengajak semua masyarakat untuk sama-sama menerima apapun keputusan MK dengan lapang dada.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk sama-sama tetap menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa.

“Agar kita semua mendukung penuh apapun keputusan MK terkait Pilpres. Jika tidak puas dengan keputusan MK maka kita harus menyadari bahwa setiap keputusan pasti ada pihak yg merasa dirugikan, maka siapapun yang merasa dirugikan yakinlah bahwa kepentingan bangsa dan negara harus lebih diutamakan daripada kepentingan pribadi atau golongan,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan agar masyarakat tidak perlu lagi berbondong-bondong ke MK. Sebab, hasil yang akan dibacakan majelis hakim MK adalah yang terbaik bagi bangsa kedepannya. (oxy)

(Visited 52 times, 1 visits today)