KPK Ingatkan Pemprov Kepri Hindari Korupsi

TANJUNGPINANG (HK)- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengingatkan kepada Pemerintah Provinsi Kepri untuk terus menjalankan roda pemerintahan sesuai aturan yang ada.

Salah satunya adalah dengan menghindari tindak pidana korupsi dalam setiap pelaksanaan program kegiatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Ketua KPK RI, Agus Raharjo saat menghadiri penandatanganan kesepakatan kerja sama antara pemerintah Provinsi Kepri bersama Dirjen Pajak Kementrian Keuangan RI dan Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kepri di Aula Kantor Gubernur Kepri Dompak, Kamis (27/6).

Dikatakan Agus, KPK akan terus mengawasi dan memonitor jalannya sistem pemerintahan di Provinsi Kepri.

“Kedatangan kami ke sini salah satunya adalah untuk mencegah dan mengingatkan seluruh pelaksanaan kegiatan pemerintahan agar terhindar dari korupsi,” tegas Agus.

Agus juga berharap, dengan adanya pertemuan ini , Pemerintah Provinsi Kepri dapat melakukan perbaikan dan penyempurnaan terhadap jalannya penyelenggaraan daerah.

“Semuanya harus sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Agus di hadapan Gubernur Provinsi Kepri H Nurdin Basirun dan Bupati Walikota se-Provinsi Kepri yang hadir.

Agus juga mengingatkan Pemerintah Provinsi Kepri untuk lebih hati-hati dan teliti dalam penyelenggaraan keuangan khususnya pengadaan barang dan jasa dan penyusunan rancangan APBD berdasarkan E planni dan E Budgeting.

“Serta pengawasan internal di Pemerintah Provinsi Kepri dalam mengelola keuangan sesuai aturan,” sebut Agus.

Ia juga mengultimatum seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri untuk dapat bertugas dan menjalankan pemerintahan yang optimal.

Agus kembali menegaskan agar Pemerintah Provinsi Kepri bersama instansi terkait baik itu Dirjen Pajak dan BPN Kepri yang melaksanakan penandatanganan bersama ini sesuai komitmen.

“Jangan sampai penandatanganan kesepakatan ini hanya sebatas seremonial saja, namun dapat ditindaklanjuti dan menghasilkan progres yang baik dalam bersinergi mengoptimalkan pendapatan daerah,” harap Agus.