Hari Pertama PPDB, Wali Murid Ngantri

Empat operator dikerahkan untuk melayani pendaftaran PPDB secara online di SMPN 17 Bintan, Senin (1/7/2019). (okialexander/haluankepri.com)

Empat operator dikerahkan untuk melayani pendaftaran PPDB secara online di SMPN 17 Bintan, Senin (1/7/2019). (okialexander/haluankepri.com)

  • Empat Operator Dikerahkan Melayani

BINTAN (HK) – Hari pertama pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang dibuka hari ini, langsung diserbu warga yang ingin mendaftarkan anaknya masuk sekolah. Pemandangan ini terlihat di SMPN 17 Bintan di Gesek Kelurahan Toapaya Asri.

Sejumlah wali murid dan calon siswa terlihat mengantri didepan ruangan TU, tempat operator melakukan register secara online. Puluhan wali murid terpaksa duduk dilesehan menunggu giliran untuk dipanggil petugas.

Kepala Sekolah SMPN 17 Bintan, Safri, S.Pd mengatakan, pihaknya menyiapkan 4 operator untuk melayani pendaftaran PPDB secara online. Tingginya antusias wali murid yang datang di hari pertama pendaftaran ini menurutnya tak bisa dihindari.

“Kita sudah siapkan 4 operator untuk melayani PPDB online ini. Memang antusias warga sangat tinggi,” kata Safri, Senin (1/7/2019).

Dengan sistem penerimaan melalui jalur zonasi yang memiliki persentase paling besar ketimbang jalur prestasi dan jalur perpindahan orang tua, setiap calon siswa akan dicek secara otomatis oleh sistem yang terintegrasi dengan Dinas Pendidikan Bintan.

Bilamana, alamat Kartu Keluarga (KK) diluar Kecamatan Toapaya, maka sistem akan menolaknya dan mengarahkan ke sekolah terdekat. “Sistemnya sudah terkoneksi langsung, jadi pada saat cetak formulir pendaftaran disitu ada peta nya langsung,” ungkapnya.

Pihaknya kata Safri hanya mampu menampung sekitar 160 siswa kelas 7 untuk tahun ajaran 2019-2020. Hal ini disesuaikan dengan daya tampung 4 ruang belajar yang tersedia disekolahnya.

Sementara, lulusan dari 4 SD dibawah SMPN 17 Bintan ada 4 sekolah yakni SD Mantrush dengan jumlah kelulusan sekitar 80 siswa, SD Gesek dengan kelulusan sekitar 46 siswa, SD Toapaya sekitar 42 siswa dan SD Cikolek sekitar 12 siswa.

“Yang sudah mendaftar kita suruh datang lagi tanggal 8 Juli untuk mengetahui pengumuman yang akan diterima,” kata dia. (oxy)

(Visited 27 times, 1 visits today)