Operator Dikerahkan Melayani Layani PPDB

Calon siswa sedang mengisi formulir penadftaran di hadapan panitia PPD. Sebanyak empat operator dikerahkan untuk melayani pendaftaran PPDB secara online di SMPN 17 Bintan di Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya, Senin (1/7). Foto HK oleh Oki Alexander

Antusias Warga Tak Terbendung

BINTAN (HK) – Untuk melayani calon siswa yang mendaftar pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online di SMPN 17 Bintan yang berlokasi di Gesek Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya, pihak panitia telah mengerahkan empat operator. Pada hari pertama pendaftaran PPDB dibuka, Senin (1/7), antusias warga yang ingin mendaftarkan anaknya sekolah di SMP tersebut tak terbendung. Bahkan terjadi antrian diluar depan ruangan TU hingga memadati lorong utama sekolah tersebut.

Kepala Sekolah SMPN 17 Bintan, Safri SPd, mengatakan hari pertama PPDB secara online disekolahnya cukup ramai. Kata dia, setiap operator membutuhkan waktu 3 sampai 5 menit untuk melayani calon siswa yang hendak mendaftar. “Kalau tidak ada kendala jaringan internet dan listrik padam, satu operator bisa melayani 3 sampai 5 menit satu siswa,” kata Safri, Senin (1/7).

Dengan sistem penerimaan melalui jalur zonasi yang memiliki persentase paling besar ketimbang jalur prestasi dan jalur perpindahan orang tua, setiap calon siswa akan dicek secara otomatis oleh sistem yang terintegrasi dengan Dinas Pendidikan Bintan.

Bilamana, alamat Kartu Keluarga (KK) diluar Kecamatan Toapaya, maka sistem akan menolaknya dan mengarahkan ke sekolah terdekat. “Sistemnya sudah terkoneksi langsung, jadi pada saat cetak formulir pendaftaran disitu ada peta nya langsung,” ungkapnya.

Pihaknya kata Safri hanya mampu menampung sekitar 160 siswa kelas 7 untuk tahun ajaran 2019-2020. Hal ini disesuaikan dengan daya tampung 4 ruang belajar yang tersedia disekolahnya.

Sementara, lulusan dari 4 SD dibawah SMPN 17 Bintan ada 4 sekolah yakni SD Mantrush dengan jumlah kelulusan sekitar 80 siswa, SD Gesek dengan kelulusan sekitar 46 siswa, SD Toapaya sekitar 42 siswa dan SD Cikolek sekitar 12 siswa. “Yang sudah mendaftar kita suruh datang lagi tanggal 8 Juli untuk mengetahui pengumuman yang akan diterima,” kata dia. (oxy)