Posko Ormas Disulap Jadi Tempat Usaha, Sekcam Minta Segera Dibongkar Paksa

Salah satu Posko Ormas yang disulap jadi tempat usaha, melenceng dari pengajuan izin awal. DEDI/HALUAN KEPRI

SAGULUNG (HK) — Dua unit bangunan berupa posko yang dibangun oleh Organisasi masyarakat (ormas) di Sagulung, akan dibongkar paksa, jika tak dibongkar sendiri. Pasalnya posko tersebut sudah beralih fungsi jadi warung dan arena permainan yang melanggar janji awal.

Hal tersebut disampaikan oleh Hardianus, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) sagulung saat ditanya terkait keberadaan posko yang dibangun di jalan utama depan perumahan Air Mas, Sagulung, Selasa (2/7) pagi.

Dijelaskan, bahwa kedua bangunan tersebut awalnya hanya dibangun posko saja. Namun kenyataan dilapangan malah tak sesuai dengan surat yang dilampirkan kepada mereka (Kecamatan Sagulung, red).

Seperti posko di jalur utama tepatnya di depan ruko Air Mas, Sungai Langkai. Kemudian di Kavling baru malah dijadikan tempat permainan biliar.

“Memang untuk posko yang di ruko Air Mas sudah dilampirkan permohonannya. Tapi setelah sudah jadi duluan poskonya. Lagian posko itu tepatnya di jalur utama. Kalo di Kavling Baru malah dijadikan tempat permainan biliar,” katanya.

Namun, lanjutnya Hardianus lagi, sebelum mereka memohon untuk membangun posko, warga Perumahan Air Mas sudah komplain adanya posko dibangun didepan jalur utama atau jalur penghijauan.

“Sebelum surat permohonannya dilayangkan, warga perumahan Air Mas sudah duluan komplain dengan bangunan posko tersebut. Akan tetapi hal itu akan dibongkar jika tak dibongkar mereka,” katanya

Jika, posko yang di Kavling Baru akan ditindak lanjuti. Sebab permohonannya hanya buat posko saja. Tapi malah yang lain dibuat disana seperti tempat permainan biliar dan warung kopi.

“Hal itu akan kita tindak lanjut. Karena permohonannya buat posko saja. Tapi sekarang malah berubah fungsi,” katanya lagi.

Dia juga menyampaikan, untuk tindakan penertibannya sudah kita serahkan ke Satpol PP kota Batam. Jadi merekalah yang berurusan masalah kedua posko tersebut.

“Sudah kita sampaikan kok ke Satpol PP Batam untuk penertibannya. Jadi biarlah mereka yang menangani masalah kedua posko tersebut,” terang dia kembali. (ded)

(Visited 54 times, 1 visits today)