Dewan Wacanakan Perampingan Ketua RW

(ricobarino/haluankepri.com)

(ricobarino/haluankepri.com)

TANJUNGPINANG (HK) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang mewacanakan akan merampingkan Ketua Rukun Warga (RW) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang. Hal tersebut dilakukan, karena fungsi adminstrasi pemerintahan telah berkurang.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, Ashadi Selayar, mengatakan wacana tersebut karena saat ini fungsi Ketua RW sudah mulai berkurang, dan sifatnya hanya menjadi koordinator terhadap Ketua RT yang dibawahinya.

“Awalnya kita merencanakan penghapusan Ketua RW, seperti di beberapa daerah lain, yang telah menghapus keberadaan Ketua RW. Namun ada masukan, bagaimana dirampingkan jumlah Ketua RW yang ada saat ini, dengan memperluas wilayah kerjanya,” ungkap Ashadi, Kamis (4/7/2019).

Ashadi mencontohkan, kini dalam wilayah satu RW hanya ada tiga sampai empat Ketua RT. Mungkin, lanjut Ashadi bisa diperluas wilayah kerjanya hingga dalam satu RW ada lima sampai 10 Ketua RT.

“Tiga RW saat ini, bisa digabungkan menjadi satu RW. Ini masih direncanakan, dan baru akan dibahas. Jadi Peraturan Daerah (Perda) yang sudah ada tentang perangkat RT dan RW, akan ada perubahan. Kita rencanakan mulai pembahasanya seminggu kedepan dengan tim pansus,” ungkap Politisi Partai Golkar tersebut.

Namun demikian, kata Ashadi, pihaknya juga akan mengkaji lagi apakah nanti memang ada penghapusan RW atau hanya perluasan di wilayah RW saja. Karena ada beberapa daerah yang memang telah melaksanakan penghapusan RW.

“Ini karena beban kerja malah banyak RT sebenarnya, sebab RW sifatnya hanya sebatas mengetahui kegiatan-kegiatan di tingkat RT. Selain itu, juga untuk mengurangi beban anggaran di pemerintah daerah,” pungkasnya.

Perlu diketahui, jumlah Ketua RT dan RW di Kota Tanjungpinang berjumlah Ketua RW 166 orang dan Ketua RT 673 orang dengan total 839 Ketua RW/RT. (rco)

(Visited 67 times, 1 visits today)