Kakanwil Kemenag Kepri hadiri Jambore Pasraman V 2019 di Bali

Kakanwil Kemenag Kepri, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA (tiga dari kiri) saat menghadiri pembukaan Jambore Pasraman V Nasional 2019 di Bali, Rabu (3/7/2019). (istimewa)

Kakanwil Kemenag Kepri, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA (tiga dari kiri) saat menghadiri pembukaan Jambore Pasraman V Nasional 2019 di Bali, Rabu (3/7/2019). (istimewa)

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kepri, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA menghadiri pembukaan Jambore Pasraman V Nasional 2019 yang dibuka langsung oleh Menteri agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin di Bali, Rabu (3/7/2019). Acara tersebut selenggarakan di Hotel Aston Denpasar, Bali.
Hadir pada acara pembukaan tersebut Dirjen Bimas Hindu, Gubernur Bali, Kakanwil Kementerian Agama seluruh Indonesia. Dalam acara itu, Kontingen Kepri berjumlah 35 orang.

Dalam kesempatan itu, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA berharap Kepri dapat mengukir prestasi pada acara Pasraman 2019 ini.

Menteri agama dalam sambutannya mengatakan, saat ini Kementerian Agama sudah menyusun RPJMN moderasi kehidupan beragama 2020-2024. Menteri Agama menitipkan pesan kepada para guru agama, pembimbing yang hadir untuk mengajarkan anak-anak menghormati pihak lain.

“Karena semua adalah manusia. Manusia merupakan makhluk yang di dalam jiwanya ada bagian Tuhan. Manusia harus senantiasa terjaga harkat manusianya. Sebesar apapun perbedaan, tetap saling menghormati,” ucap Menag.

Dia juga meminta didik generasi penerus bangsa tentang esensi agama.

“Satu agama saja bisa berbagai macam cara pelaksanaannya. Oleh karena itu, selain ajaran ritual, esensi atau nilai agama perlu dipahamkan pada anak-anak kita,” ucapnya lagi.

Dalam kegiatan itu, ikut serta Pembimas Hindu dan Penyelenggara Hindu pada Kantor Kementerian Agama Kota Batam. Kontingen Kepri mengikuti semua jenis cabang lomba dengan jumlah eserta 22 orang yang berasal dari siswa Sekolah Dasar, SMP dan tingkat SMA/SMK yang telah lolos seleksi Jambore Pasraman Tingkat Provinsi Kepri.

Acara yang berlangsung sampai 7 Juli itu mengambil tema “Jambore Pasraman sebagai wahana meningkatkan solidaritas dan kepekaan untuk Kesadaran Generasi Muda Hindu dalam Tanggung Jawab Membangun Masa depan Bangsa.”

Kegiatan itu bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan rasa kebangsaan bagi generasi muda Hindu dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperluas jaringan Hindu di Nusantara dan meningkatkan Sradha dan bhakti generasi Hindu, meningkatkan moral, serta melestrasikan dan mengembangkan nilai – nilai kearifan local luhur budaya Hindu di Indonesia.

Cabang lomba yang dipertandingkan dalam Jambore V ini agak berbeda dengan Jambore sebelumnya, karena semula Dharma Widya (Cerdas Cermat) ada pada kegiatan Lomba Utsawa Dharma Gita (seni baca kitab suci Weda), mulai tahun ini cerdas cerdas cermat diperlombakan di Jambore Pasraman, bukan lagi di even Utsawa Dharma Gita. Selain Dharma Widya/Cerdas Cermat ada lagi cabang lain yang diperlombakan seperti Lomba Sembahyang Tri Sandhya, Keramaning Sembah, Lomba yoga asanas, Lomba Cipta Baca Puisi Keagamaan Hindu, Lomba Bercerita Keagamaan Hindu, Pelafalan doa sehari-hari dan Lomba Outbond. (r)

(Visited 47 times, 1 visits today)