Gubernur Kepri Lepas Kloter 1 Embarkasi Batam

Ketua PPIH Embarkasi Batam, Dr.Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA (tengah) bersama Gubernur Kepri, H. Nurdin Basirun saat melepas Kloter 1 di Asrama Haji Batam, Sabtu (6/7/2019) dinihari tadi. (istimewa)

Ketua PPIH Embarkasi Batam, Dr.Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA (tengah) bersama Gubernur Kepri, H. Nurdin Basirun saat melepas Kloter 1 di Asrama Haji Batam, Sabtu (6/7/2019) dinihari tadi. (istimewa)

  •  Kloter 2 juga Sudah Berangkat Menuju Madinah

Batam (HK) – Gubernur Kepri, H. Nurdin Nasirun, melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Embarkasi di Asrama Haji Batam, Sabtu (6/7/2019) dinihari tadi. Kloter 1 merupakan JCH Kepri gabungan dari Kabupaten Natuna 111 orang, 45 orang, Anambas 31 orang, Kota Batam 256 orang plus 5 orang Petugas Kloter.

Dalam kesempatan itu Gubernur Kepri mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji kepada seluruh JCH Kloter 1.

“Saya minta jamaah mengingat semua pesan yang disampaikan panitia. Saya juga harapkan jamaah doakan daerah kita dan Indonesia pada umumnya,” ujar Gubernur.

H. Nurdin juga mengatakan, pihaknya sudah tidak ragu lagi dengan pelayanan yang diberikan oleh Embarkasi Batam. Dia yakin dengan pengalaman yang panjang, Embarkasi Batam akan selalu meningkatkan layanan.

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Dr.Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA, dalam laporannya menjelaskan, pada Kloter 1 terdapat 1 JCH yang batal berangkat ke Tanah Suci a.n Sarmah Bujang Tak Binti Sarmah Bujang asal Natuna karena sakit di daerah.

“Berdasarkan Hasil Qur’ah Maktab Tahun 1440 H/2019 M, selama berada di Makkah, JCH Kloter 1 akan menempati Rumah di wilayah Syisyah, Maktab 05 Sektor 01 No. Rumah 120,” jelas Ketua PPIH.

Ditambahkannya, dalam Kloter 1 JCH tertua a.n Andi Mintang Petta Guttu (84) asal Kota Batam. Sedangkan JCH termuda Tia Eka Putri (19) asal Kota Batam.

Ketua PPIH Batam juga menyampaikan, pada musim haji tahun ini, Embarkasi Batam akan melayani 13.045 JCH dari empat provinsi yakni, Kepri, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat dengan total JCH 12.900 orang, 145 orang yang terbagi dalam 29 Kloter.

“Selamat menunaikan ibadah haji. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji. Semoga memperoleh haji mabrur,” ucap Dr.Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA.

“Selamat berangkat ke Tanah Suci dan selamat kembali ke tanah air,” pungkasnya.

Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily, dalam sambutannya, mengatakan, Komisi VIII bersama Kementerian Agama berupaya menciptakan inovasi dalam pelayanan jamaah haji.

Dikatakan Ace, pihaknya telah menahan kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sehingga tidak mengalami kenaikan sebesar Rp 32.306.450 untuk Embarkasi Batam.

“Bersama pemerintah kami sudah menghitung, sebenarnya biaya perjalanan ibadah haji per orang mencapai Rp62 juta dengan komponen terbesar adalah biaya transportasi yang mencapai Rp30 juta. Dan jamaah masih diberikan living cost sebesar 1.500 Riyal.”

Lalu, terobosan lainnya adalah pelayanan konsumsi jamaah yang ditambah menjadi 75 kali makan dengan menu yang sesuai dengan menu daerah masing-masing.

Lalu, Staf Ahli Menkes Bidang Desentralisasi Kesehatan, Pattiselanno Robert Johan, meminta jamaah untuk menjaga kesehatan. Menurutnya, tahun ini panas di Arab Saudi antara 45 – 50 derajat Celcius.

“Perbanyak minum air putih, makan buah, dan sayur, jaga pola hidup bersih dan sehat,” ucapnya mengingatkan.

Turut hadir dalam acara itu, rombongan Komisi VIII DPR RI, Sekda Kepri, para Bupati dan Wakil Bupati, para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se Kepri, serta undangan.

Setelah prosesi keberangkatan di Aula Arafah I Asrama Haji Batam, JCH Kloter 1 langsung diberangkatkan ke Bandara Hang Nadim Batam.

Sementara itu, Kepala Bidang Dokumen Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, H Alikek Said, saat dijumpai di Bandara Hang Nadim Batam mengatakan, seluruh jamaah Kloter 1 berada dalam kondisi sehat.

“Insya Allah, semua JCH Kloter 1 sehat. Semoga perjalanannya ke Tanah Suci lancar,” ucap H. Alikek.

Sekitar pukul 06.04, pesawat Saudi Arabian Airlines no penerbangan SV 5005 yang membawa JCH Kloter 1 lepas landas dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Madinah.

Berdasarkan jadwal, Kloter 1 akan tiba di bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz Medinah pada, Sabtu (6/7/2019) pukul 10.35 Waktu Arab Saudi (WAS). Dan, menurut jadwal pula, Jamaah Haji Kloter 1 akan tiba kembali di Tanah Air pada 18 Agustus 2019 pukul 11.45 WIB.

  • Kloter 2 juga Sudah Diberangkatkan

Sementara itu, Kloter 2 Embarkasi Batam, hari ini juga telah diberangkatkan ke Tanah Suci pada pukul 09.43 WIB tadi. Kloter 2 merupakan JCH asal Kota Pekanbaru, Riau, yang berjumlah 448 orang dengan rincian jamaah pria 201 orang dan wanita 247 orang.

JCH Kloter 2 ketika tiba di Bandara Hang Nadim sesaat jelang menuju Madinah. (istimewa)
JCH Kloter 2 ketika tiba di Bandara Hang Nadim sesaat jelang menuju Madinah. (istimewa)

Rialis, Ketua Kloter 2, di sela-sela menunggu keberangkatan di Bandara Hang Nadim Batam mengatakan, dalam Kloter 2 terdapat dua JCH yang tunda berangkat, a.n Rabiyah Sampala binti Abdul Korim, dan Rinaldo Done, karena sakit.

Dijelaskannya, dalam Kloter 2, JCH tertua a.n Abdullah Bin Ibrahim Salim (91) asal Pekanbaru, dan yang termuda a.n Rahmadani Usman binti Sabaruddin (23).

“Alhamdulillah, seluruh jamaah berada dalam kondisi sehat,” pungkasnya.

Diketahui, mulai tahun ini, JCH asal Riau masuk dalam “Embarkasi Antara”, yakni, jamaah tidak masuk Asrama Haji Batam, hanya transit di Bandara Hang Nadim untuk seterusnya melanjutkan penerbangan ke Madinah.

JCH Kloter 2 tiba di Batam Subuh tadi dalam tiga penerbangan dengan pesawat Lion Air. (fhy)

(Visited 99 times, 1 visits today)