Baznas Gelar Operasi Mata Gratis

TIM medis RS PMN Pusat Mata Nasional Bandung operasi mata katarak,Foto:IST

BATAM(HK)-Baznas Kota Batam bekerjasama UNIBA, RS PMN Pusat Mata Nasional Bandung dan RS Pertamedika Batam menggelar operasi mata katarak gratis di RS Pertamedika Batam, Senin (8/7). Operasi mata katarak dalam rangka bhakti sosial tersebut diikuti 153 orang peserta.

Ketua panitia Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis dr. M Syamsu Rizal mengatakan operasi tersebut dihadiri oleh dr Sumarti yang merupakan orang asli Kepulauan Riau. Serta turut hadir 11 orang tim medis dari Rumah Sakit Mata Nasional Pusat Cicendo Bandung.

Bakti sosial operasi katarak gratis digelar bertujuan untuk membantu masyarakat pelayanan cepat, tepat dan gratis. Membantu 153 orang. Serta yang bisa dioperasi 90 orang.

“Peserta 153 orang, serta yang bisa dibantu operasi katarak 90 orang,”ujarnya.

Dikatakan, sebagian yang datang ada ada penderita tensi, gula, bukan katarak. Bahkan, satu kasus ada anak bayi umur 7 bulan dengan kasus katarak congenital yaitu, katarak yang dibawa sejak lahir yang harus dirujuk ke RS Pusat Mata Nasional Cicendo Bandung.

“Kasus ini sangat langka dan perlu penanganan yang segera. Kalau terlambat bisa mengakibatkan kebutaan. Sebenarnya pasien ini sudah disuruh rujuk ke RSCM Jakarta. Karena terkendala biaya, maka sampai acara ini belum dirujuk,”ujarnya.

Dilanjutkan, dalam kegiatan ini, pasien tersebut, akan dirujuk ke RS Pusat Mata Nasional Cicendo, dengan bantuan transportasi dan akomodasi dari, Pemerintahan Provinsi Kepri melalui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Dr Cecep Yudiana SKM MPH yang juga turut hadir dalam acara pembukaan kegiatan ini.

“Giat sehari ini aja. Dimulai jam 07.00 WIB, pagi sampai selesai. Dilanjutkan keesokan harinya, pemeriksaan hari pertama setelah operasi,”ujarnya.

Menurutnya, dalam kegiatan berlangsung tim medis berjumlah sebelas orang. Alhamdulillah, kata dr Syamsurizal selama ini nggak ada hambatam termasuk peralatan dari Cicendo.

“Untuk membantu masyarakat. Agar bisa mendapatkan pelayanan cepat tepat dan gratis,”ujarnya.

Di tempat yang sama, pasien warga Batu Aji yang turut serta operasi mata katarak gratis tersebut Mukhtar (64), mengatakan telah tiga tahun menderita mata katarak. Memiliki KK dan KTP serta surat rujukan puskesmas tempat ia tinggal, ia dapat dioperasi mata katarak.

“Dikasih surat rujukan puskesmas. Malahan dikasih minum, makan.
Obat dikasih semua,”tutupnya.(put)

(Visited 14 times, 1 visits today)