Paripurna DPRD Kepri Kembali Ditunda

RAPAT Paripurna DPRD Provinsi Kepri ditunda karena tidak dihadiri Gubernur Nurdin Basirun.Foto:Eva Fansiska/Haluan Kepri

TANJUNGPINANG (HK)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri kembali menunda pelaksanaan rapat Paripurna yang diagendakan kedua kalinya oleh Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kepri, Senin (8/7).

Rapat paripurna rencananya membahas dua agenda acara penyampaian rancangan peraturan daerah (perda) provinsi Kepri tentang laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran oleh gubernur Provinsi Kepri dan laporan akhir 

Pansus DPRD Kepri terhadap hasil pembahasan ranperda Bangunan berciri khas melayu sekaligus ditetapkan menjadi perda.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak SH dalam Paripuna yang sudah dua kali ditunda ini.

“Penundaan ini kembali ditunda dikarenakan ketidak hadiran Gubernyr Kepri H Nurdin Basirun,” ungkap Jumaga.

Dikatakan Jumaga, nantinya paripurna ini bakal kembali dijadwalkan kembali pada Selasa (9/7) pukul 10.00.

“Kita harapkan pada paripurna nanti Gubenur Kepri H Nudin Basirun dapat hadir sehingga penundaa paripuna tidak kembali terjadi,” jelas Jumaga dalam Paripurna yang dihadiri Wakil Gubernur Kepri H Isdianto.

Sementara itu, ditundanya paripurna juga disinyalir pertanyaan sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri terkait kehadiran Orang nomor satu di Provinsi Kepri.

Anggota DPRD Kepri Sarafudin Aluan mempertanyakan kehadiran GUbernur, mengingat ketidak hadiran Gubernur Kepri dirasa sudah sering kali terjadi dan menyebabkan penundaan pada sidang paripurna.

“Inikan pertanggung jawaban Gubernur, kenapa gubernurnya yang tidak hadir ,” tegas Sarafuddin Aluan.

Untuk itu, Politisi PPP ini meminta pemerintah provinsi Kepri sebagai mitra DPRD untuk dapat komitmen dan disiplin untuk hadir pada paripurna.

“Jika tidak bisa ya bubarkan saja,” tegas Sarafuddin kembali.(efr) 

(Visited 38 times, 1 visits today)