Pemuda Nyaris Perkosa Istri Paman- Diduga Tidak Diberi Pinjam Uang

RA, tersangka dugaan kasus percobaan pemerkosaan terhadap istri pamannya (Bibinya) sendiri diamankan di Polsek Tanjungpinang Timur, Sabtu (6/7).

TANJUNGPINANG (HK)- RA (25), seorang pemuda di Tanjungpinang ini nekat akan memperkosa RM (40) istri pamannya sendiri (Bibinya). Hal itu lantaran tidak diberi pinjaman uang Rp300 ribu saat datang ke rumah korban di kawasan Perumahan Kijang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Senin (21/6) malam lalu.

Kejadian tersebut sempat membuat kesal pihak keluarga korban, termasuk paman pelaku sehingga melaporkannya ke Mapolsek Tanjungpinang Timur.

Namun ketika hendak diamankan, pelaku berusaha kabur ke Batam sekitar dua minggu sebelum akhirnya berhasil diamankan polisi setelah pulang ke rumahnya.

“Pelaku sempat melarikan diri ke Batam selama dua minggu. Kemudian pulang ke Tanjungpinang. Lalu orang tua pelaku langsung menyerahkanmya ke Polsek Tanjungpinang Timur,” kata Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Indra Jaya melalui
Kanit Reskrim, Iptu Adrian, Sabtu (6/7).

Diterangkan, percobaan pemerkosaan tersebut berawal saat pelaku datang ke rumah pamannya di Perumahan Kijang Kencana untuk meminjam uang. Namun di rumah tersebut tidak ada pamannya, yang ada hanya korban tengah istirahat.

“Bibinya tersebut bilang tidak ada uang. Kalau mau tunggu pamanya pulang,” terang Adrian.

Meski demikian, lanjut Adrian, pelaku terus berusaha memaksa segera diberikan pinjaman uang, sembari mendorong tubuh korban ke dalam kamar, dan menarik baju korban hingga robek.

“Kemudian pelaku menunjukan kemaluanya, lalu korban langsung berteriak mintak tolong, sehingga pelaku kabur,” ungkapnya.

Setelah percobaan pemerkosaan tersebut, pelaku melarikan diri ke Batam selama dua minggu. Sementara itu, korban langsung melaporkan ke suaminya dan langsung melapor ke Polsek Tanjungpinang Timur.

“Perbutan pelaku dapat dijerat sebagaimana diatur dalam Pasal 285 Jo Pasal 289 Jo Pasal 53 KUHP tentang tindak pidana percobaan pemerkosaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Saat ini pelaku sudah kita amankan di Mapolsek Tanjungpinang Timur,” pungkasnya.(nel)