Jamaah Diminta Menjaga Dokumen dengan Baik

JCH Kloter 5 ketika berada di ruang tunggu keberangkatan Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa (9/7/2019). (istimewa)

JCH Kloter 5 ketika berada di ruang tunggu keberangkatan Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa (9/7/2019). (istimewa)

  •  JCH Kloter 5 Telah Berangkat Menuju Arab Saudi

Batam (HK) – Kepala Bidang Dokumen Embarkasi Haji Batam, H. Alikek Said, mengimbau Jamaah Calon Haji Embarkasi (JCH) Batam untuk selalu berhati-hati menjaga barang-barang bawaannya jangan sampai ada yang tertinggal terutama dokumen perjalanan seperti paspor.

Hal ini disampaikannya menyusul adanya dokumen JCH Kloter 5 Embarkasi Batam yang tertinggal di ruang tunggu Bandara Hang Nadim, sementara JCH yang bersangkutan sudah masuk ke dalam pesawat.

“Paspor merupakan dokumen penting dalam perjalanan ibadah haji. Tanpa paspor, jamaah tidak bisa berangkat ke tanah suci dan tidak bisa kembali ke tanah air apabila paspornya hilang,” ucap Alikek di Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa (9/7/2019).

Agar dokumen jamaah aman, lanjutnya, tarok paspor di dalam tas dokumen yang dipakai JCH.

“Jangan mengeluarkannya kalau tidak diperlukan. Saat boarding dan pemeriksaan dokumen, jangan tergesa gesa. Periksalah kembali barang-barang bawaan sebelum meninggalkan tempat duduk,” ujar Alikek, di sela-sela keberangkatan JCH Kloter 5 di Bandara Hang Nadim Batam.

Diketahui, JCH Kloter 5 telah meninggalkan Bandara Hang Nadim pukul 10.01 WIB menuju bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah. Kloter 5 merupakan JCH asal Riau gabungan jamaah asal Kota Pekanbaru 256 orang dan Kota Dumai 187 orang dengan total 443 jamaah.

Sebelum berangkat menuju tanah suci, Kloter 5 tiba di Batam, Selasa (9/7/2019) Subuh dalam tiga penerbangan dari
Pekanbaru. Kloter 5 masuk dalam ‘Embarkasi Antara” yang seluruh jamaah tidak masuk asrama haji Batam. Jamaah hanya transit di Bandara Hang Nadim Batam dan kembali melanjutkan perjalan menuju Arab Saudi.

Ketua Kloter 5, Ahmad Jupendri Amriansyah, mengatakan, dari pramanifes (daftar keberangkatan sementara) yang
diterimanya, jumlah JCH Kloter 5 sebanyak 445 orang.

“Namun, setibanya di Embarkasi Antara Riau, terdapat dua orang jamaah yang ditunda keberangkatannya karena sakit, a.n Azwir Ahmad Hasan bin Ahmad Nurdin (65). Beliau didampingi istrinya Nurkianis Dahlan Yahyabinti Dahlan
Yahya (63),” jelas Ahmad Jupendri.

Hal itu dibenarkan oleh Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), Yuhendri Syamsir Ali Akbar. JCH tersebut menderita penyakit Parkinson dan Diabetes Melitus (DM).

Ahmad Jupendri juga mengatakan, keberangkatan JCH Kloter 5 dilepas secara resmi oleh Walikota Dumai, Zulkifli AS di Asrama Haji Embarkasi Antara, Riau. Dalam Kloter 5, jamaah termuda usia 19 tahun atas nama Thasya Salsabila Makmur binti Makmur dan tertua atas nama Aminah Umar Abdullah binti Umar dan Yasma binti Abdul Muin dengan usia 81 tahun.

Menurut jadwal, Kloter 5 akan kembali tiba di Tanah Air pada 21 Agustus 2019 sekitar pukul 20.45 dengan pesawat Saudia nomor penerbangan SV 5400.

Dengan berangkatnya Kloter 5 ke Arab Saudi, maka jamaah Embarkasi Batam yang telah tiba di Arab Saudi sebanyak 2.235 orang.

Berdasarkan jadwal, Kloter 6 akan tiba pagi besok, Rabu (10/7/2019) dari Pekanbaru di Bandara Hang Nadim Batam dan sekitar pukul 10.00 WIB ini langsung terbang ke menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMA) Madinah. (fhy)

(Visited 34 times, 1 visits today)