by

Sehari Dua TKP Disantroni Maling – 3 Hp dan Mesin Duplikat Kunci Lesap

BATAM (HK) — Aksi pencurian rumah kosong di wilayah Batuaji sekitarnya kembali terjadi, tak tanggung-tanggung dalam sehari dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) disantroni kawanan maling, yakni di Ruko kawasan Aviari Plaza dan di Perumahan Bumi Kencana, Batuaji.

Dari dua TKP tersebut, pelaku berhasil membawa kabur mesin duplikat kunci dan 3 unit Hand pone (Hp).

Kepada polisi, Hendra, pemilik mesin duplikat kunci menceritakan, awalnya sepulang gereja dia pergi ke pasar Aviari untuk membuka gerai tempat usahanya. Namun saat buka tempat barang-barangnya ia kaget melihat mesin duplikat kuncinya sudah tidak ada, ditambah lagi ruangan berantakan.

“Sudah lesap mesin duplikat kuncinya pak. Padahal cuma itu barang satu-satunya yang selama ini saya gunakan mencari nafkah,” katanya, Minggu (7/7) siang.

Masih kata dia, sebelum dirinya pulang kerja, ia pun menyimpan barang perkakasnya di salah satu box dan ditinggalkan di kawasan pasar Aviari tersebut. “Sewaktu saya pulang kerja, saya simpan semua perkakas di dalam box. Eh mau buka, sudah tak ada lagi mesinnya,” katanya dengan lemas.

Akibat dari kejadian itu, dirinya pun tak bisa lagi kerja. Selain itu juga dia mengaku mengalami kerugian sebanyak Rp15 jutaan.

Korban lainnya, yakni Ardi, mengaku bahwa barang berharganya digondol kawanan maling, dan ia mengetahuinya saat bangun tidur. Padahal, lanjutnya, pos sekuriti berdekatan dengan rumahnya.

“Tahunya pas saat bangun tidur pak. Saya lihat 3 unit Hp android merek Samsung, Vivo dan Xiaomi. Padahal salah satu dari ketiga Hp itu masih kredit,” terangnya.

Dia pun mengaku heran. Sebab di lingkungan perumahan dipasang portal semuanya. Jadi tak mungkin masuk kawanan maling. Dia juga menduga bahwa ada orang dalam yang melakukan aksi pencurian.

“Tak mungkin ada kawanan maling, kalo gak ada yang bermain di dalam komplek. Kalo kerugian saya ada mencapai Rp9 jutaan,” ungkapnya usai membuat laporan pengaduan di Polsek Batuaji.

Banyak kawanan maling yang berkeliaran, warga Batuaji pun meminta kepada polisi segera mengejar pelakunya. Dikhawatirkan lagi, jika tak cepat ditindak bisa ada lagi korbannya. (ded)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed