Untuk Tingkatkan Pariwisata, Transportasi dan Kuliner Harus Jadi Perhatian

H. Dhannun,(yudi/haluankepri.com)

H. Dhannun,(yudi/haluankepri.com)

ANAMBAS (HK) – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), H. Dhannun, mengatakan, ada dua persoalan penting yang mesti dilakukan dalam pembangunan pariwisata di daerah itu, yakni pembenahan transportasi dan penetapan kuliner khas daerah.

“Untuk transportasi Anambas saat ini terus berbenah, namun kuliner ini perlu ditetapkan dan dipatenkan jangan sampai dicaplok dari daerah lain,” ujar Dhannun, Selasa (9/7/2019).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menjelaskan, saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Manado kemarin, pihaknya memahami bahwa transportasi sangatlah penting, salah satunya penyebab Manado mendunia adalah adanya transportasi langsung antara negara yang bersangkutan dengan negara yang akan dituju.

“Di Bandara Internasional Samratulangi itu wisatawan dari Singapura dan Australia itu bisa langsung,” bebernya

Ia melanjutkan, untuk kuliner disana tidak terlalu banyak, namun ada kuliner khas yang dipersiapkan seperti Waku (Kuah Pindang). Jadi semua rumah makan dan restoran baik mahal ataupun murah pasti menyiapkan itu untuk penikmat kuliner.

“Nah, di Anambas apa makanan yang harus dipersiapkan seperti itu, karena disini kaya dengan kuliner, maka kita harus tetapkan makanan yang mesti ada. Bisa mie Tarempa, Luti Gendang dan lainnya,” paparnya.

Pihaknya tambah dia, telah memanggil Dinas Pariwisata kemarin, hal ini untuk mengetahui Khazanah budaya apa dan kuliner apa yang akan dikedepankan menjadi kuliner khas Anambas.

“Kita juga menyarankan pemerintah untuk segera mempatenkan kuliner khas Anambas, karena luti gendang telah disebutkan menjadi kuliner khas Batam, ini yang penting untuk diantisipasi,” katanya.(yud)