440 JCH Kloter 6 Embarkasi Batam Sudah Menuju Arab Saudi

Sekretaris, H. Afrizal (kiri), dan, Wakil Ketua PPIH Embarkasi Batam, H. Zulkarnain Umar, saat memantau keberangkatkan JCH Kloter 6 di ruang tunggu Bandara Hang Nadim, Batam, Rabu (10/7/2019). (istimewa)

Sekretaris, H. Afrizal (kiri), dan, Wakil Ketua PPIH Embarkasi Batam, H. Zulkarnain Umar, saat memantau keberangkatkan JCH Kloter 6 di ruang tunggu Bandara Hang Nadim, Batam, Rabu (10/7/2019). (istimewa)

Batam (HK) – Sebanyak 440 Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 06 Embarkasi Batam sudah bertolak menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pukul 09.47 WIB, Arab Saudi, Rabu (10/7/2019) tadi.

Diketahui, Kloter 6 masuk dalam “Embarkasi Antara” Provinsi Riau, yang JCH hanya transit di Bandara Hang Nadim Batam, tiba di Batam, Rabu (10/7/19) pukul 05.00 subuh tadi dalam tiga penerbangan dari Pekanbaru. Kloter 6 gabungan jamaah asal Kota Indragiri Hulu 321 orang, Kabupaten Meranti 91, orang dan Kota Pekanbaru 23 orang.

Ketua Kloter 06, Abdul Razak bin Ilyas, mengatakan, keberangkatan Kloter 6 dilepas oleh Wakil Bupati Meranti, H. Said Hasyim, di Asrama Haji Pekanbaru, Rabu (10/7/2019) dinihari.

“Usai prosesi keberangkatan, JCH diarahkan menaiki bus menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru untuk terbang ke Batam. Lebih kurang pukul 05.00 Subuh kami tiba di Bandara Hang Nadim Batam dengan maskapai Lion Air,” terang Abdul Razak.

Abdul Razak juga menyampaikan, JCH Kabupaten Meranti dan Indragiri Hulu sejak Senin (8/7/2019) kemarin sudah berangkat dari daerah dan tiba di Asrama Haji Pekanbaru, Selasa (9/7) pukul 09.30 WIB.

“Selama di Asrama, JCH juga mendapatkan bimbingan manasik dan bimbingan kesehatan dari petugas,” tutur Abdul Razak.

Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Kloter 06, dr.Elmi Astrabel Barmawi, mengatakan, secara umum, JCH Kloter 06 berada dalam keadaan sehat.

“Dari data kesehatan yang saya rekap, kurang lebih 70 persen jamaah masuk dalam kelompok resiko tinggi (resti) karena faktor usia lanjut dan penyakit bawaan. Lalu, terdapat 8 orang JCH yang menggunakan kursi roda,” tuturnya.

dr.Elmi juga sempat menceritakan ada seorang JCH yang tertinggal tas dokumennya.

“Beruntung paspor dan uang living cost-nya ada, hanya saja Kartu Kesehatan dan Sertifikat Vaksin Meningitisnya hilang,” paparya lagi.

“Alhamdulillah setelah melakukan koordinasi dengan tim kesehatan PPIH Embarkasi Haji Batam, Kartu Kesehatan dan Sertifikat Vaksin Meningitis JCH tersebut diganti,” jelas dr.Elmi.

Di sela-sela menunggu keberangkatan ke Tanah Suci, tampak hadir Sekretaris PPIH Embarkasi Haji Batam, H.Afrizal dan Wakil Ketua PPIH Embarkasi Batam, H.Zulkarnain Umar yang memantau langsung proses pemberangkatan Kloter 6 di Bandara Hang Nadim Batam.

“Proses pemberangkatan dari Kloter 01 sampai dengan Kloter 06 hari ini, alhamdulillah berjalan lancar,” ucap H. Afrizal.

“Cuma saya ingatkan kepada JCH agar jangan tergesa-gesa saat boarding, terutama ketika naik tangga berjalan (eskalator),” H. Afrizal.

Dari pantauan, terlihat beberapa JCH yang memaksakan diri untuk naik eskalator, namun karena belum terbiasa, banyak JCH yang hampir terjatuh karena ragu-ragu. Akhirnya PPIH Embarkasi Haji Batam mengarahkan dan menuntun JCH untuk naik tangga batu dan lift. JCH mulai boarding pukul 08.40 WIB. Dan JCH Kloter 06 diperkirakan akan tiba di Madinah pukul 14.30 waktu setempat.

Menurut jadwal, Kloter 6 akan kembali ke Tanah Air pada 23 Agustus 2019 sekitar pukul 01.45 WIB dengan pesawat Saudia nomor penerbangan SV 5500.

Dengan berangkatnya Kloter 6 ke Arab Saudi, maka jamaah Embarkasi Batam yang telah tiba di Arab Saudi sebanyak 2.675 orang.

Berdasarkan jadwal, Kloter 7 akan tiba pagi ini, Kamis (11/7/2019) dari Pekanbaru di Bandara Hang Nadim Batam dan sekitar pukul 10.00 WIB ini langsung melanjutkan penerbangan ke menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMA) Madinah. (fhy)