Bupati Irwan Siap Penuhi Panggilan KPK

Bupati Meranti, Irwan. (internet)

Bupati Meranti, Irwan. (internet)

Bupati Meranti, Drs. Irwan M.Si, akan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam perkara yang melibatkan anggota DPR RI Bowo Sigit. Bupati Irwan mengungkapkan, dirinya hanya dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Selain itu menyangkut dugaan keterlibatannya atas kasus suap dana DAK Tahun 2016 ditegaskan Bupati Irwan, dirinnya ketika itu hanya berstatus sebagai PNS biasa dan sudah tidak menjabat Bupati lagi karena masa jabatannya di periode pertama sudah habis.

“Seperti disampaikan Pak Bupati, terkait dugaan kasus suap dana DAK yang melibatkan dirinya tidak beralasan, karena saat itu Pak Bupati sudah tidak menjabat lagi dan statusnya hanya sebagai PNS biasa,” ujar Kepala Bagian Humas Sekdakab Meranti, Hery Putra sesuai penjelasan Bupati Irwan.

Diketahui, jabatan Bupati Kepulauan Meranti, Drs. H. Irwan M.Si pada periode pertama berakhir pada 30 Juli 2015.

Hampir setahun sejak itu, barulah Drs. Irwan M.Si dilantik kembali untuk jabatan Bupati Kepulauan Meranti Periode Ke-2 tepatnya 17 Juli 2016, oleh Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman.

Dan saat dugaan suap Dana DAK itu terjadi, Drs. H. Irwan M.Si, tengah mengurus pencalonan dirinya untuk mengikuti Pilkada Meranti 2016-2021.

“Bagaimana mungkin seorang yang tak lagi menjabat sebagai Bupati dan berstatus sebagai PNS biasa mengurus masalah Dana DAK ke DPR RI. Apalagi Pak Irwan tengah disibukan dengan masalah pencalonan dirinya sebagai Bupati Meranti Periode Ke-2,” jelas Hery lagi. (azwin/r)

(Visited 141 times, 1 visits today)