Wako Tanjungpinang: Saya Sangat Prihatin

Wako Tanjungpinang, Syahrul, dengan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. (dok)

Wako Tanjungpinang, Syahrul, dengan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. (dok)

Walikota Tanjungpinang, Syahrul, mengaku sedih dan prihatin atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun.

“Saya kira bukan saya saja, tetapi seluruh masyarakat Kepri terkhusus masyarakat Kota Tanjungpinang tentu bersedih atas kejadian ini,” ungkap Syahrul saat dijumpai di Lapangan Pameda A Yani, Kamis (11/7/2019).

Syahrul juga menyampaikan, Ia tidak akan henti-henti untuk mengingatkan agar menjauhi tindak pidana korupsi kepada pegawainya di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang. Ia berharap, kejadian ini bisa menjadi cermin serta jadi bahan instropeksi bagi semua pihak.

“Paling tidak ini menjadi pelajaran bagi saya dan OPD serta perangkat pemerintahan untuk menjadikan iktibar (pelajaran) kasus-kasus seperti ini,” ujar Syahrul.

Syahrul yang beberapa bulan terakhir, terlihat di sejumlah kegiatan sangat dekat bersama Gubernur Kepri Nurdin Basirun ini, mengimbau kepada masyarakat Tanjungpinang untuk tetap tenang dan menyerahkan segalanya pada proses hukum.

“Saya kira karena ini masih berita baru kita tunggu saja perkembangannya melalui media dan kita serahkan segala sesuatunya sesuai prosedur hukum yang kita percayai. Mudah mudahan dapat berjalan sesuai dengan hukum yang ada,” pungkas Syahrul. (rco)