Dokter Awasi Sapi Dari Luar Jelang Idul Adha

KASI Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bintan, drh Iwan Berri Prima.Foto:Oxy/Haluan Kepri

BINTAN (HK) – Jelang Idul Adha 11 Agustus mendatang, para peternak di wilayah Bintan sudah mulai memesan sapi dari luar seperti Lampung, Jambi serta dari Bali.

Petugas kesehatan hewan pun mewanti-wanti masuknya sapi berpenyakit yang didatangkan dari luar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Khaerul melalui Kasi Kesehatan Hewan, drh Owan Berri Prima menjelaskan, ada beberapa penyakit yang perlu diwaspadai terhadap sapi kurban seperti jembrana, gloustoris da parasister (cacingan).

“Memang untuk kebutuhannya kita belum tahun, kalau tahun dulu sekitar 900-an ekor. Sebagian peternak sudah mulai memasukkan sapi-sapi kurban dari Lampung dan Jambi,” kata Berri, Jum’at (12/7).

Namun demikian, beberapa petugas kesehatan hewan akan ditugaskan mengawasi penyebaran penyakit sapi kurban ditingkat peternakan yang akan melaporkan secara rutin setiap bulannya kepada dinas.

“Nanti saat didatangkan dari luar kan dikarantina juga, terus masuk ke Bintan juga melalui karantina. Ini untuk antisipasi masuknya sapi-sapi yang tertular penyakit,” timpalnya.

Bila hewan-hewan kurban yang layak, Berri menambahkan, dinas akan memberikan label khusus. “Kita beri label SL (sehat dan layak),” tutupnya.(oxy)