KPK Temukan Uang Miliaran Rupiah di Rumdin Nurdin

RUMAH dinas Gubernur Kepri di kawasan Gedung Daerah, tepi laut jalan Hang Tuah Tanjungpinang.Foto:Asfanel/Haluan Kepri

TANJUNGPINANG (HK) – Penggeledahan kembali oleh Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali di rumah dinas (Rumdin) Gubernur Kepri Nurdin Basirun, kawasan Gedung Daerah, tepi laut jalan Hang Tuah Tanjungpinang, termasuk ruang kerjanya di kawasan Dompak Tanjungpinang, sejak Jum’at (12/7) siang hingga menjelang malam menemukan uang senilai miliaran rupiah pecahan rupiah maupun mata uang asing

KPK telah menugaskan Tim untuk melakukan kegiatan penggeledahan di Provinsi Kepulauan Riau hari ini dalam Penyidikan Dugaan Suap terkait izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepulauan Riau Tahun 2018/2019 dan Gratifikasi yang Berhubungan dengan Jabatan,

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah  dikonfirmasi wartawan mengatakan dari Rumah Dinas Gubernur Kepri terawbut, tim KPK menemukan sejumlah dokumen serta 13 tas dan kardus berisi uang dalam mata uang rupiah dan asing.

Disebutkannya, dari 13 tas ransel, kardus, plastik dan paper bag ditemukan uang Rp 3.5 Milyar, USD33.200 dan SGD134. 711. Uang ditemukan di Kamar Gubernur di Rumah Dinas Gubernur Kepri.

Selain itu, di lokasi lain KPK mengamankan dokumen-dokumen terkait perizinan.

Informasi di lapangan, setidaknya ada empat titik sasaran penggeledahan lain yang dilakukan masing-masing tim KPK tersebut, dan salah satunya termasuk ruangan kerja Edi Sofian, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri tersebut di Dompak. Tindakan penggeledahan oleh tim KPK tersebut diduga berkaitan untuk mendapatkan sejumlah dokumen penting, pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan suap dan gratifikasi izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepri tahun 2018/2019, pada Rabu (10/7) lalu.

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan 4 tersangka dari 7 orang yang sempat diamankan pada saat OTT tersebut. Keempat tersangka, termasuk Gubernur Kepri Nurdin Basirun (NBA) sebagai penerima suap, Kepala DKP, Edi Sofian (EDS) dan BUH (Budi Hartono) Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Pemprov Kepri, termasuk Abu Bakar (Abu Bakar) pihak swasta pemberi suap Pantauan di lapangan, penggeledahan di rumah dinas Gubernur Kepri, rombongan tim KPK sebanyak 15 orang tersebut mulai datang sejak pukul 11.00 WIB guna mencari sejumlah dokumen yang di perlukan hingga sore harinya, dengan membawa sejumlah beberapa barang dalam bungkusan tas. Di halaman Rumdin tersebut juga terlihat tiga unit mobil jenis Toyota Inova. Sementara di dalam Rumdin Gubernur tersebut sekilas terlihat beberapa priia menggunakan masker mundar.

“Ada empat titik yang menjadi sasaran tim KPK hari melakukan penggeledahan di Tanjungpinang. Satu di rumah dinas Gubernur dan tiga lagi di Kantor Gubernur di Dompak, terdiri satu ruangan tugas Gubernur, termasuk ruangan Kepala DKP dan Kabid. Sifatnya kami hanya melakukan pendampingan saja, “kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie membenarkan tindakan penggeledahan tim KPK tersebut (nel)