10 Kloter Telah Diberangkatkan dari Batam

JCH Kloter 10 tengah melakukan senam peregangan otot di ruang tunggu Bandara Hang Nadim Batam yang dipandu oleh Petugas Kloter 10. (istimewa)

JCH Kloter 10 tengah melakukan senam peregangan otot di ruang tunggu Bandara Hang Nadim Batam yang dipandu oleh Petugas Kloter 10. (istimewa)

  • JCH Kepri Menuju Makkah

Batam (HK) – Sebanyak 10 Kloter Jamaah Calon Haji (JCH) dari Embarkasi Batam, sudah diberangkatkan ke Arab Saudi. Hal itu ditandai dengan berangkatnya Kloter 10 pada, Minggu (14/7/2019) tadi dengan pesawat Saudia no penerbangan SV 5621 pada pukul 11.33 WIB. Mereka merupakan JCH asal Kabupaten Bengkalis 444 orang, Kota Pekanbaru 1 orang, dan Petugas 5 orang dengan total 450 orang.

Diketahui, Kloter 10 juga masuk Embarkasi Antara. JCH tidak masuk asrama haji Batam, namun hanya transit di Bandara Hang Nadim Batam untuk seterusnya melanjutkan perjalanan ke tanah suci. Kloter 10 tiba di Batam, pada Ahad (14/7/19) pukul 04.55 WIB.

Tim Pemandu Ibadah Haji (TPHI) atau Ketua Kloter 10, Ibrahim bin Jaafar Tam, mengungkapkan, dari Bengkalis JCH berangkat pada Sabtu (13/7/2019) pukul 07.15 WIB menggunakan kapal roro dan tiba di Asrama Haji Pekanbaru sekitar pukul 13.30 WIB.

“Setiba di asrama haji, JCH langsung disambut oleh PPIH Embarkasi Haji Antara Riau. Dan, pada malam harinya sekitar pukul 23.30 WIB, JCH Kloter 10 dilepas oleh Bupati Bengkalis, Amril Mukminin yang juga dihadiri pejabat daerah Kabupaten Bengkalis,” ucap Ibrahim bin Jaafar Tam.

Dijelaskannya, dalam Kloter 10, jamaah tertua atas nama Mukti bin Selamat Amat Kaspan (86) dan JCH termuda, Priska Kumalasari binti Suparman (22).

Sementara itu, Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Kloter 10, dr. Siti Raudah Abdul Muis Chan mengatakan, seluruh JCH Kloter 10 umumnya berada dalam keadaan sehat.

“Rata-rata penyakit bawaan jamaah adalah hipertensi dan hiperkolestrol,” ungkap dr.Siti Raudah.

“Ada 8 orang JCH yang menggunakan kursi roda dan 5 orang menggunakan tongkat,” tambahnya lagi.

Sebelum berangkat sambil menunggu waktu boarding, terlihat Petugas Kloter 10 mengajak JCH untuk melakukan senam peregangan secara bersama-sama. Hal itu membuat suasana di ruang tunggu Bandara Hang Nadim terasa segar oleh tawa jamaah.

Kloter 10 merupakan kloter terakhir gelombang I JCH Provinsi Riau. Dan masih tersisa 3 kloter penuh dan 1 kloter campuran antara Riau, Kepri dan Kalbar pada gelombang II.

Dengan berangkatnya Kloter 10, maka JCH Embarkasi Batam yang telah diberangkatkan ke tanah suci sebanyak 4.473 orang JCH.

Petugas Kloter yang menyertai Kloter 10 BTH, Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) atau Ketua Kloter, Ibrahim bin Jaafar Tam. Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Jumari Soekarno Samunadi, Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), dr.Siti Raudah Abdul Muis Chan, Nurlena Suhaimi Rased (perawat) dan Muhammad Ekmal Yusuf Putra (perawat).

Menurut jadwal, Kloter 10 akan kembali lagi ke tanah air pada 26 Agustus 2019 pukul 22.15 WIB dengan pesawat Saudia no penerbangan SV 5200.

Dan besok, Senin (15/7/2019), JCH asal Kalimantan yang tergabung dalam Kloter 11 akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada pukul 10.00 WIB dengan pesawat Saudia no penerbangan SV 5721.

Menuju Makkah

Sementara itu, sebanyak 448 orang JCH asal Kepri yang tergabung dalam Kloter 01, Minggu (14/7/2019) ini sudah bergerak menuju Makkah.

Ketua Kloter 01, Ali Hasan Hasibuan, melalui Media Center Haji (MCH) Embarkasi Haji Batam, Sabtu (13/7/19) mengatakan, Ahad (14/7/19) ba’da Ashar, jamaah Kepri bertolak dari Madinah menuju Makkah setelah selesai melaksanakan Arba’in.

Ali juga mengungkapkan, beberapa JCH sempat mendapatkan rawat inap karena sakit antara lain Nur Siti asal Kota Batam yang dirawat satu malam dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Lalu, Yulimar asal Kota Batam dua malam dirawat di KKHI dan Zahardin bin Ismail asal Kabupaten Natuna tiga malam dirawat di RSAS Al-Fath.

“Saat ini semua JCH Kloter 01 BTH dalam keadaan sehat,” ucap Ali Hasan Hasibuan. (fhy/r)