DJP Kepri Serukan Reformasi Perpajakan #Media Gathering DJP Kepri

Jajaran Kanwil DJP Kepri, IKPI dan wartawan disela-sela kegiatan Media Gathering di Aula Lantai 3, Kanwil DJP Kepri, Baloi, Minggu (14/7) pagi. NOV IWANDRA/HALUAN KEPRI

BATAM (HK) – Untuk membina hubungan baik dan kemitraan dengan insan media, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Provinsi Kepri, menggelar kegiatan Media Gathering di Aula Lantai 3, Kanwil DJP Kepri, Baloi, Minggu (14/7) pagi.

Kegiatan yang sampena dengan memperingati Hari Perpajakan tanggal 14 Juli itu diikuti oleh sejumlah pimpinan awak media lokal bersama Ikatan Konsultan Perpajakan Indonesia (IKPI) Kepri, beserta Kepala Pajak Pratama se Kepri, dengan mengusung tema “Sinergi Wujud Reformasi Perpajakan”.

Kepala Kanwil DJP Kepri, Slamet Sutantyo menyampaikan ucapan terima kasih kepada awak media yang telah mendukung publikasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Kanwil DJP Provinsi Kepulauan Riau. Sehingga bisa meningkatkan pendapatan keuangan negara di daerah.

“Media massa dan awak media adalah mitra kami, sebagai instansi keuangan pemerintah pusat di daerah, yang berhubungan langsung dengan instansi pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat,” kata Slamet Sutantyo, yang didampingi Kabid P2 DJP Kepri, Minggu (14/7) pagi.

Menurutnya dengan dukungan publikasi awak media tersebut, tentunya setiap informasi dan peraturan terbaru DJP terkait perpajakan, bisa atau dapat disampaikan dengan cepat kepada masyarakat.

“Tentu saya mengharapkan kedepannya temen-temen media di Batam serta di Kepri ini, bisa terus aktif mendukung program-program DJP, sebagaimana diharapkan,” ungkapnya.

Diterangkan Slamet, keberadaan DJP di Kepri ini terhitung masih baru, yaitu terhitung sejak Bulan Oktober 2018.

“Kami mulai beroperasi di Kepri sejak tanggal 01 Oktober 2018, merupakan Cabang DJP ke 34 secara nasional. Sehingga diperlukan satu kemitraan yang solid dengan awak media dan seluruh instansi pemerintah dan swasta,” ujar Kakanwil DJP Kepri.

Dengan harapan, imbuhnya, nilai pendapatan dari peningkatan perpajakan di Provinsi Kepri bisa memenuhi target yang sudah ditentukan oleh Kementerian Keuangan RI.

Kepala Bidang Data Kantor DJP Kepri Novrisal mengungkapkan, saat ini pendapatan negara dari hasil pajak di Provinsi Kepri, sebanyak 64 persen dihasilkan dari Batam.

“Artinya, 64 persen pendapatan DJP Kepri dari Batam ini. Hal itu, dari data yang sudah masuk sebanyak 35 persen. Sehingga, masih sangat banyak peluang DJP Provinsi di Kepri ini untuk dapat meningkatkan nilai pendapatan pajak,” kata Novrisal.

Terhitung sejak awal tahun 2019, Kanwil DJP Kepri sudah bisa meningkatkan sebesar 5,81 persen pendapatan di Batam.

Sehingga, ungkap Novrisal, terhitung kondisi per tanggal 13 Juli 2019 kemaren, mencapai realisasi Rp 3.370.180.385.733 atau sebesar 47,57 %. Yaitu dengan Pertumbuhan sebesar 5,81%.

“Sedangkan untuk target penerimaan sebesar Rp 6.886.084. 357.000, hingga ke akhir tahun 2019 mendatang, dengan waktu masih tersisa kurang lebih 5 bulan,” kata Novrisal.

Adapun atas rincian realisasi pendapatan nilai pajak Batam adalah, Wajib Pajak Operasional (WPO) karyawan yang terdaftar itu sebanyak 784.438 orang.

“Diantaranya WP OP Karyawan, 523.116 orang, WP Non Karyawan 194.074 orang, beserta WP Badan sebanyak 66.448 usaha,” terang Kabid Data DJP Kepri, didampingi Kepala PJ Batam, Arman.

Sedangkan dari Surat Pemberitahuan Tugasan (SPT), atau laporan laporan Pajak yang sudah disampaikan oleh Wajib Pajak ke kantor pajak, terdapat sebanyak, 243.232 SPT.

“Diantaranya ialah, WP OP Karyawan sebanyak 175.022, WP Non Karyawan 42.156, serta WP Badan sebanyak 15.447,” pungkasnya. (vnr)

(Visited 51 times, 1 visits today)