by

Hari Ini PPDB Tahap III Dibuka, 1.568 Kursi Diperebutkan Calon Siswa SMA

BATAM (HK) – Hari ini, Senin (15/7) hingga Selasa (16/7), SMA dan SMK negeri kembali mmebuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahap III. Kuota untuk PPDB Tahap III SMA ini disediakan sekitar 1.568 kursi dari 16 SMA negeri di Batam. Mekanisme PPDB Tahap III ini hampir sama dengan PPDB Tahap I dan II, tanya saja untuk zonasi lebih diperluas dari 8 zoansi menjadi 4 zonasi. Namun tetap mengacu pada radius sekolah terdekat.

Berdasarkan informasi dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Dr Muhammad Dali MM. Untuk PPDB tahap III ini dibuka, karena pihak Disdik telah menyesaikan PPDB tahap I dan II, namun masih kekurangan sekitar 920 peserta didik di Kota Batam yang belum terdaftar untuk SMA. “Mekanisme PPDB Tahap III ini sama dengan PPDB Tahap II, bagi siswa yang hingga saat ini belum mendapatkan sekolah, baik untuk SMA maupun SMK. Namun kebutuhan siswa tiap sekolah itu kebutuhannya bervariatif,” katanya kemarin lalu.

Ia berharap dengan dibukanya PPDB Tahap II ini dapat mengakomodir siswa-siswi yang belum mendapatkan sekolah. namun apabila pada tahap III ini belum juga terakomodir, maka pihaknya berencana membuka lagi PPDB Tahap IV. “KIta berusaha agar PPDB pada Tahap III ini bisa selesai, kalau memang belum selesai juga maka kita buka lagi PPDB Tahap IV,” ujarnya.

Dali juga menyebutkan, bahwa diberlakukannya PPDB Tahap I,II dan III ini, dikarenakan atas persetujuan dari Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dan Komisi IV DPRD Kepri. Dalam upaya mengatasi persoalan PPDB, Disdik Kepri juga berencana tahun depan akan membangun unit kelas baru (USB) diwilayah Bengkong, Batam Kota, Batuaji dan Sagulung.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan, juga mengatakan Disdik Kepri saat ini sedang mengumpulkan data SMP di Batam yang tidak menerapkan sistem double shift belajar. Data tersebut nantinya akan dijadikan sebagai panduan rencana penambahan rombongan belajar (rombel) sebagai solusi menampung calon siswa yang tak bisa masuk SMA dan SMK akibat diberlakukannya zonasi. (men)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed