5 Siswa SMAN 1 Batam Wakili Kepri Ditingkat Nasional, Gudang Prestasi Akademik dan Non Akademik

Guru pembina OSN SMAN 1 Batam, Dra Erdawati dan Frist Adam SPd, foto bersama 4 siswa yang berhasil ketingkat nasional lomba OSN 2019, dan 1 orang siswi mewakili Paskibaraka nasional. SMAN 1 Batam dikenal merupakan sekolah yang banyak melahirkan prestasi ditingkat regional maupun nasional. ARMENT ADITYA

BATAM (HK) – Baru-baru ini 5 siswa-siswi dari SMAN 1 Batam berhasil mewakili Provinsi Kepri diajang nasional, sebanyak 4 siswa-siswi berhasil mewakili lomba Olimpiade Saint Nasional (OSN) tahun 2019 tingkat nasional, dan 1 siswi lagi terpilih sebagai paskibara di Istana Negara.

Kelima siswa-siswi tersebut adalah Kevin siswa kelas XII mewakili OSN bidang Kebuminan, Hafizh A Harahap untuk OSN bidang Informatika, Alvin Fahrul Rozi S untuk OSN bidang Kimia, dan Florean Tammy Alfian untuk OSN bidang Ekonomi, serta satu siswi lagi Nashita Agni Khalida terpilih menjadi Paskibraka Nasional 2018.

Meski ke 4 siswa-siswi ini di OSN belum berhasil meraih yang terbaik, namun diantaranya berhasil membawa pulang medali perunggu dan yang lainnya masuk dalam daftar katagori peserta terbaik. Begitu pula Nashita yang terpilih menjadi paskibaraka nasional, mendapat kehormatan menjadi paskibra inti di istana negara saat menaikan bendera merah putih pada peringatan 17 Agustus 2018 lalu.

Baik Kevin, Hafizh, Alvin dan Florean, mengaku belum berhasil meraih yang terbaik dalam OSN 2019, bukan dikarenakan kurang mampu menyelesaikan soal-sopal OSN yang dilombakan, namun kata mereka lebih disebabkan faktor grogi dan gugup. Maklum ke 4 siswa-siswi ini baru pertama kali ikut diajang OSN berskala nasional, sehingga menjadikan mental bertanding mereka masih kurang terlatih.

“Gugup saja saat bertanding jadinya kurang konsentrasi, karena melihat para peserta dari provinsi lain hebat-hebat,” ujar mereka bersahutan saat diwawancarai, Senin (15/7).

Berbeda dengan Nashita yang terpilih menjadi Paskibraka Nasional. Ia malah mengaku percaya diri dan bangga bisa menjadi Paskibara Inti di istana negara dan membawa nama Provinsi Kepri, serta SMAN 1 Batam. Malah kata dia, cukup banyak pengalaman dan ilmu yang ia dapatkan selama dikarantina menjadi pasakibara nasional.

Ia sendiri tak menyangka kalau dirinya saat seleksi ditingkat Provinsi Kepri terpilih menjadi Paskibara Nasional. ‘Gak ngaka saja, karena dari 9 orang terseleksi dari SMAN 1 Batam untuk tingkat Provinsi Kepri, ada salah satu teman kita yang dijagokan sekolah bakal terpilih nanti,” ujar cewek yang bercita-cita menjadi Polwan ini.

Sementara Pembina Ekskul SMAN 1 Batam, Dra Erdawati dan Frist Adam SPd, mengatakan bahwa di SMAN 1 Batam memiliki pengembangan potensi siswa yang diwadahi dalam kegiatan 12 ekskul. Begitu pula untuk mencari bibit-bibit berpotensi yang akan disertakan dalam lomba, selalu terlebih dahulu dilakukan seleksi ketat, serta digembleng oleh masing-masing pembina.

“Seperti untuk lomba OSN semua guru mapel mendukung dan terlibat menggembleng siswa, selain itu motivasi anak juga cukup tinggi untuk berkompetisi. Disamping orang tua siswa juga cukup mendukung kegiatan sekolah,” katanya.

Setelah usai menyertakan siswa dalam OSN nasional, lanjut Frist, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan anak didiknya yang akan ikut lomba O2SN dan FLS2N ditingkat Provinsi Kepri. Dimana sebayak 3 siswanya berhasil lolos seleksi ditingkat Kota Batam untuk cabang Karate, Renang, dan Batminton. “Kita berharap ketiga siswa ini berhasil menjadi juara tingkat Provinsi dan mewakili ditingkat nasional nanti,” harapnya. (men)

(Visited 259 times, 1 visits today)