Sehari Hilang, Bocah SD Ditemukan Tak Bernyawa

BATAM (HK) – Seorang bocah S (12), berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga sudah tidak bernyawa dibawah jalan pelantar Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja, sekira pukul 09.00 WIB, Senin (15/7) pagi.

Kejadian tersebut, diketahui setelah mendapat laporan dari seorang warga inisial MF, sedang melakukan perbaikan rumahnya, dan tiba-tiba anak-anak sekitar lokasi berteriak melihat ada seorang anak laki-laki posisinya tertelungkup di dalam air, di bawah pelantar tersebut. Saat dicek, ternyata sudah tidak bernyawa.

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Yunita Stevani SIK menerangkan, setelah mendapat laporan dari masyarakat itu, pihak kepolisian langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Tanjunguma, untuk bisa melakukan evakuasi. Namun jenazah bocah itu telah dibawa warga ke Puskesmas Pembatu (Pustu) Tanjunguma, untuk mendapatkan pertolongan.

“Bocah berinisial S (12) yang ditemukan tidak bernyawa di pelantaran Tanjunguma tersebut, ternyata sempat dilaporkan hilang oleh pihak orangtua korban ke ketua RT setempat, sehari sebelum diketemukan,” sebut Kompol Yunita, Senin (15/07) siang, saat dikonfirmasi.

Orangtua korban berinisial AH, terang Yunita, yang sebelumnya telah melaporkan ke ketua RT setempat, karena tidak kunjung pulang ke rumah hingga tidak diketahui keberadaannya.

Namun, ungkapnya, tadi pagi bocah kelas 4 SD tersebut ditemukan sudah menjadi mayat oleh seorang warga berinisial MF, yang kebetulan ia sedang memperbaiki rumahnya.

“MF memanggil warga lainnya agar dapat ikut membantu mengangkat tubuh korban itu. Dan saat dibalikkan terlihat di bagian hidung sudah mengeluarkan darah. Setelah diangkat ke atas ditutup dengan sarung, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT,” paparnya.

Kemudian, terang Kompol Yunita, Ketua RT itu langsung memanggil pihak keluarga agar bisa memastikan, bahwa sikorban yang ditemukan itu adalah anaknya.

“Dan AH memastikan itu merupakan anaknya berinisial S, berumur 12 tahun, murid kelas 4 SD,” terang Kapolsek Lubukbaja.

Selanjutnya ujar Kompol Yunita, jenazah sang bocah malang langsung dibawa dan digotong oleh beberapa orang warga itu, menggunakan keranda ke Puskesmas Pembatu Tanjunguma.

“Kemudian dipihak Reskrim Polsek Lubukbaja yang berada di Puskesmas menghubungi tim inafis Polresta Barelang untuk dilakukan olah TKP. Dan hasilnya belum dapat kami ketahui,” pungkasnya.

Sebelumnya itu Camat Kecamatan Lubukbaja, Novi Harmadyastuti mengatakan bahwa anak tersebut sebelumnya dilaporkan hilang sehari sebelum ditemukan meninggal dunia.

“Dari laporan Lurah Tanjunguma, anak tersebut sempat dilaporkan hilang oleh orangtua bocah ke ketua RT. Namun tadi pagi, ditemukan telah meninggal dunia,” ujar Novi, saat dikonfirmasi.

Pada saat ditemukan, kata Novi, anak tersebut sempat dibawa ke Pustu yang di Tanjunguma, kemudian dibawa ke Puskesmas Lubukbaja, di
Tanjunguma agar mendapatkan penanganan.

“Saat dibawa ke puskemas korban sudah tidak bernyawa dan sudah tidak tertolong lagi,” kata dia. (vnr)

(Visited 45 times, 1 visits today)