Babinsa 01 Lubukbaja Gelar PLS ke Sekolah, Upaya Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air Sejak Dini

Babinsa Koramil 01 Komandan Koramil 01 Lubukbaja, Kapten Inf Hendri Mulyadi memberikan materi PLS kepada siswa SMP Al-Azhar, Selasa (16/7). NOV IWANDRA/HALUAN KEPRI

BATAM (HK) – Babinsa Koramil 01 dari Kodim 0316 Batam melakukan program Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) di SMP Al-Azhar tahun ajaran 2019/2020, Selasa (16/7) pagi. Program tersebut sebagai upaya menanamkan rasa cinta tanah air (patriortisme) generasi muda.

Kegiatan PLS teresbut diberikan dalam bentuk pemberian materi bela negara dan wawasan kebangsaan, kepada seluruh siswa yang baru masuk di sekolah terseubt.

Komandan Koramil 01 Lubukbaja, Kapten Inf Hendri Mulyadi mengungkapkan, pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) di SMP Al-Azhar Tahun Ajaran 2019/2020, merupakan intruksi Komando Atas, sebagaimana di dalam suatu kesepakatan antara pihak Panglima TNI dengan Kemendikbud RI.

“Pelaksanaan PLS dilakukan setiap penerimaan siswa baru di sekolah itu setiap tahun harus dilaksanakan pihak Aparat Kewilayahan (Babinsa),” ungkap Kapten Inf Hendri, Selasa (16/7) pagi, ketika memberikan materi wawasan kebangsaan dan bela negara, Lapangan Upacara SMP Al Azhar Kelurahan Pelita, Kecamatan Batuampar.

Menurut Danramil 01 ini, penting dilakukan pendidikan yang ditujukan untuk menanamkan pemahaman wawasan kebangsaan, bela negara serta cinta tanah air, kepada generasi muda khususnya para pelajar menjadi tanggungjawab, generasi terdahulu.

“Rasa Cinta Tanah Air serta Jiwa Patriotisme Kepahlawanan, harus mampu untuk dilakukan sejak dini. Sehingga, kedepan bisa diharapkan akan terbentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter, berkualitas dan mumpuni,” terang Kapten Hendri, yang di dampingi Peltu Alfisal Tanjung, Serka Dadang Hendarsah dan Serda Hamonongan Hutasoit, sebagai instruktur PBB.

Diterangkan Danramil, kegiatan PLS dilakukan mulai dari pelajar tingkat SD, SMP serta SMA, guna meningkatkan disiplin, semangat belajar dan menambah wawasan siswa/I di sekolah.

“Maka, Babinsa mempunyai sebuah kewajiban terhadap generasi penerus bangsa ini, apalagi Babinsa sebagai “pembina desa” tentu semua masyarakat yang ada diwilayahnya itu adalah, merupakan konsep binaan, harus mempunyai motivasi untuk mencapai cita-citanya,” terang Kapten Hendri.

Sehingga, imbuhnya, hal Ini merupakan tugas pokok Aparat Babinsa di wilayah teritorialnya untuk mengemban tugas pokok, yaitu sebagai pengayom, pembina dan penggerak di seluruh penduduk dalam kegiatan sosial masyarakat.

“Disiplin itu harus diterapkan serta dibiasakan semua pelajar. Seperti didalam proses belajar, yang dimulai dengan datang ke sekolah tidak terlambat, mengumpulkan tugas sekolah tepat waktu, taat kepada Guru dan mematuhi semua tata tertib sekolah,” sebutnya di hadapan para siswa-siswi.

DIa juga menjelaskan, bagaimana keharusan berseragam yang benar, ukuran rambut, kuku dan kebersihan kelas, bersikap sopan santun kepada guru dan kesesama teman di Sekolah.

“Disiplin bukan hanya di sekolah, akan tetapi saat adik-adik pulang ke rumah. Kedisiplinan juga tetap berlaku diantaranya patuh kepada orang tua, mentaati pada aturan agama, dan norma norma etika dilingkungan kita,” ujarnya

Ditempat yang sama Kepala Sekolah SMP Swasta Yayasan Al Azhar, Afrinaldy mengatakan cinta tanah air dan jiwa patriotisme, merupakan perwujudan rasa bangga akan tanah airnya, sehingga rela berkorban untuk bangsa dan negaranya, serta mejunjung tinggi harkat dan martabat bangsa.

“Kami berterimakasih kepada bapak Danramil dan jajaran, yang telah membantu kami dalam melatih dan membentuk siswa baru kami agar berdisiplin tinggi, taati aturan sekolah, hormat dan taat kepada seluruh guru,” ucap Afrinaldy.

Rasa cinta tanah air ini dan kebangsaan yang terangkum dalam semangat patriotisme, kata Afrinaldy, harus selalu tertanam dalam setiap sanubari rakyat Indonesia, terkhusus kepada generasi muda Bangsa Indonesia sejak dini.

Menurutnya, dengan kegiatan PLS para siswa siswi yang sudah diterima sebagai pelajar di SMKS ini, dapat mengikuti peraturan sekolah,
terlatih dengan kedisiplinan diri. Sehingganya diharapkan bisa menjadi siswa siswi dengan mengetahui wawasan kebangsaan, maupun bela negara.

“Harapan kami, TNI selalu dapat memberikan materi tentang wawasan kebangsaan, bukan hanya dalam kegiatan PLS saja. Sebab, pihak sekolah selalu menyambut baik kapanpun TNI untuk memberikan materi kepada siswa-siswi kami, dan tulus ikhlas,” katanya. (vnr)

(Visited 17 times, 1 visits today)