Cinta Ditolak Wanita Bersuami #Motif Pemuda Gantung Diri

SAGULUNG (HK) – Pria yang jasadnya ditemukan tergantung di sebuah pohon mangga di komplek RT01/RW16 Kelurahan Tembesi, Sagulung, ternyata diketahui bunuh diri setelah cintanya ditolak seorang wanita yang natabene sudah bersuami dan anak. Pria yang diketahui bernama Rio Alfen (24) itu baru lima hari tinggal di Batam.

Ceritanya, Rio Alfen Saputra yang baru saja lima hari di Batam menaruh cintanya kepada seorang wanita yang sudah mempunyai suami dan anak. Hanya saja, anak dan suaminya tinggal di Jawa. Antara wanita tersebut dan Rio sudah saling kenal karena mereka sama sekampung.
Hubungan mereka juga sudah terjalin sejak di kampung. Bahkan, Rio juga sudah tahu kondisi rumah tangga wanita tersebut yang kurang harmonis.

Saat mengetahui wanita yang disukainya merantau ke Batam, Rio juga nekad datang ke Batam. Wanita tersebut juga memberi tahu dimana posisinya di Batam. Ia tinggal di salah satu kantin yang tak jauh dari kolam pemancingan “SEOR Fishing Pool”. Selama itu juga Rio mendekatinya hingga menyatakan rasa cintanya kepada perempuan tersebut. Namun karena masih punya suami dan anak, perempuan itu pun menolak cinta Rio.

Kapolsek Sagulung, AKP Riyanto mengatakan informasi itu didapatnya setelah mendapat surat wasiat yang dibuat korban di atas koper miliknya.

Kemungkinan, lanjut dia, korban menaruh rasa cinta kepada perempuan tersebut. Namun cewek tersebut masih punya suami dan anak. Memang antara perempuan tersebut dan suaminya sudah agak renggang dan mau pisah.

Saat itulah korban langsung menyatakan cintanya. Kemudian setelah ditolak cintanya, Rio pun nekat mengambil tali dan berniat ingin bunuh diri pada malam harinya.

Khawatir terjadi apa-apa dengan Rio, perempuan tersebut kemudian mencari tahu keberadaan korban namun tak ia tak menemukan karna sudah larut malam.

“Perempuan itu mencari keberadaan korban hingga pukul 00.00 WIB malamnya, tapi tak ada karena sudah larut malam,” kata Kapolsek, Selasa (16/7) paginya.

Pagi harinya, warga pun dikagetkan dengan adanya sosok laki-laki yang sudah tergantung. “Jadi kemungkinan kejadiannya itu pada malam hari. Karena perempuan tersebut sempat mencari tahu keberadaan korban. Eh malah sudah mati bunuh diri dengan cara gantung diri,” ujarnya lagi.

Warga kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk divisum. Akan tetapi, pihak keluarga meminta agar tak dilakukan visum. Keluarganya kemudian membawa jenazah korban pulang ke Jawa untuk dimakamkan di kampungnya.

Sebelumnya, seorang pemuda ditemukan tewas gantung diri di pohon mangga, tepatnya di dekat kolam pancing ikan bernama “SEOR Fishing Pool” dikomplek RT01/RW 16 Tembesi, Sagulung, Senin (15/7).

Pemuda tersebut merupakan warga asal Magelang kelahiran 1995. Pemuda tersebut bekerjaa sebagai buruh lepas, tak jauh dari kediamannya.

Sebelum bunuh diri, korban sempat meninggalkan pesan di secarik kertas untuk wanita yang dicintainya. “Kalau kau betul sayang sama aku, jemput jasadku di sudut kolam, sekarang!”. Surat wasiat itu ditindih dengan dompet warna coklat di kamar wanita tersebut.

Mendapat informasi, tim inafis Polresta Barelang berserta Personil Polsek Sagulung langsung meluncur menuju TKP pemancingan yang terdapat pohon mangga.

Setibanya di-TKP, korban sudah didapati dalam posisi tergantung di pohon mangga sudut kolam dalam keadaan tak bernyawa. Korban nekat bunuh diri menggunakan tali nilon warna putih yang diikatkan ke pohon mangga setinggi kurang 3.31 meter. “Kok senekat itu ya dia (Rio, red),” tanya warga sekitar. (ded)

(Visited 216 times, 1 visits today)