by

Curanmor dan Anak Tenggelam Jadi Perhatian Polsek Sekupang

BATAM (HK) – Peristiwa Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan anak tenggelam menjadi perhatian serius Polsek Sekupang, selama sebulan belakangan. Pasalnya, dua kriminal ini mendominasi tindak kriminal yang terjadi di wilayah Kecamatan Sekupang sebulan terakhir.

Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji melalui Wakapolsek Sekupang Iptu Indra Isputranto SH mengatakan dalam sebulan terakhir lima orang anak meninggal dunia karena tenggelam. Dua meninggal dunia di kolam bekas galian Temiang, dua di air mancur Marina dan satu orang anak meninggal di Tiban.

“Kelalaian yang menyebab 5 nyawa hilang, ini karena cut and fill yang tidak diratakan pemiliknya,” ungkapnya, Selasa (16/7).

Sedangkan peristiwa curanmor, lanjut Wakapolsek Sekupang Iptu Indra Isputranto SH, akibat kelalaian yakni prakir ditempat yang sepi serta minimnya pengamanan ganda pemiliknya.

“Langkah-langkah kita mengatasi curanmor meningkatkan patroli pada jam rawan. Kemudian setelah patroli menghimbau warga masyarakat mengunci ganda kendaraan. Memarkir di tempat ramai,”ujarnya.

Menurutnya, di wilayah Polsek Sekupang setiap hari patroli. Bahkan setiap hari patroli berada di Temiang pada jam-jam tertentu, tujuannya untuk antisipasi begal bersenjata lengkap.

Khusus dalam Curanmor, lanjutnya, mereka sudah mengamankan sejumlah pihak dan melakukan pemeriksaan. Namun kemudian tidak cukup bukti, dan akhirnya terpaksa dilepas kembali.

Untuk mencegah korban berikutnya, kata Wakpolsek Sekupang, mengimbau masyarakat dan pemilik kendaraan untuk mengunci ganda kendaraan dan jangan parkir ditempat yang sepi. (put)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed