JCH Kepri Lakukan Penyembelihan Hewan Dam

JCH asal Kepri tengah mendapat bimbingan dan sosialisasi kesehatan yang diberikan oleh petugas kloter di lobi hotel. (istimewa

JCH asal Kepri tengah mendapat bimbingan dan sosialisasi kesehatan yang diberikan oleh petugas kloter di lobi hotel. (istimewa)

  • 5.805 JCH Sudah Diberangkatkan dari Batam

Sebanyak dua rombongan Jamaah Calon Haji (JCH) asal Provinsi Kepri yang tergabung dalam Kloter 1 Embarkasi Batam, Selasa pagi (16/7/19) melaksanakan penyembelihan hewan dam secara bergilir.

“Pagi ini dimulai dari rombongan 9 dan 10. Selanjutnya besok akan dilanjutkan lagi dengan rombongan yang berikutnya,” ungkap H.Hamdanis, pembimbing ibadah haji Kloter 01 melalui Media Centre Haji (MCH) Embarkasi Batam.

“Diperkirakan lima hari ke depan pelaksanaan penyembelihan hewan dam selesai dilaksanakan,” jelas Hamdanis.

Selanjutnya, ia juga mengatakan, sebanyak 448 JCH kloter 01 juga sudah selesai melaksanakan umrah wajib. Jamaah yang sakit dan udzur, ucapnya, dibantu dengan menggunakan kursi roda yang didampingi oleh pembimbing ibadah.

Sementara itu, Ketua Kloter 01 Embarkasi Batam, Ali Hasan Hasibuan mengatakan, selama di Makkah, jamaah mendapatkan bimbingan dan sosialisasi kesehatan yang diberikan oleh petugas kloter di lobi hotel.

“Hari ini (kemaren, red) ada beberapa rombongan yang mulai melaksanakan umrah sunat dengan mengambil miqot di Tana’im,” tambah Ali Hasan Hasibuan.

7 JCH Kalbar Tunda Keberangkatan

Sementara itu, Rabu (17/7/2019) Subuh, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Drs.H.Ridwansyah,M.Si, melepas keberangkatan Kloter 13 Embarkasi Batam. Kloter 13 merupakan JCH asal Provinsi Kalimantan Barat. Mereka merupakan asal Kabupaten Kubu Raya 301 orang, Kabupaten Kayong Utara 71 orang, Kabupaten Sekadau 60 orang, Petugas TPHD 3 orang dan Petugas yang menyertai Kloter 5 orang.

Terdapat 5 orang yang ditunda keberangkatannya saat di Embarkasi Haji Batam, disebabkan karena sakit 3 orang dan pendamping 2 orang.

Berdasarkan keterangan dari PPIH Embarkasi Haji Batam, Bidang Kesehatan dr.Yenni, JCH yang tunda a.n Moctar Abdul Gani (77), berasal dari Kubu Raya karena Hb-nya 7.9 g/dL bersama Halimah Abdullah Muhammad (54) pendamping. Selanjutnya, Holiyah Hojeh Abdullah (51), asal Kubu Raya, sebab tunda, Hb 8.5 dan didampingi Seladin Sirajudin Kidin (55) pendamping. Lalu, Ismail Sipong Sulaiman (65) asal Kubu Raya, ditunda karena mengalami sesak nafas (saturasi O2 89%)

Dengan demikian, sampai kemarin, terdapat 7 orang JCH Kalimantan Barat yang ditunda keberangkatannya ke tanah suci di Embarkasi Haji Batam. Diketahui, sebelumnya ada 2 orang JCH ditunda keberangkatannya dari Kloter 12 atas nama Qomaroh Kasan Dikromo karena sakit Hb 6.8 g/dL, dan Sariyem Kario Rejo pendamping, keduanya asal Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat.

Kloter 13 Embarkasi Batam take off dari Bandara Hang Nadim Batam pukul 09.56 WIB dan tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah sekitar pukul 14.35 waktu setempat atau pukul 18.35 WIB

Dengan berangkatnya Kloter 13, sampai kemarin, Embarkasi Haji Batam telah memberangkatkan JCH ke tanah suci dengan jumlah sebanyak 5.805 orang.

Menurut jadwal, Kamis (18/7/2019) besok, Kloter 14 akan diberangkatkan ke Arab Saudi pukul 10.10 WIB. JCH Kloter 14 berasal dari Kalimantan Barat. (fhy/r)

(Visited 44 times, 1 visits today)