by

Cabul di Batam Ditangkap di Lhokseumawe #Tukang Servis Komputer Cabuli Adik Ipar

BATUAJI (HK) — Entah apa yang merasuki otak M Amr (38), pria anak 4 ini nekat mencabuli adik iparnya sendiri, sebut saja bunga (11). Lebih parahnya lagi, pria ini melakukan aksi memalukan tersebut di tempat kerjanya, ruko seputaran Batuaji, Rabu (10/7) siang lalu.

Usai melakukan aksinya, pelaku kemudian kemudian melarikan diri. Karenanya begitu mendapat laporan dari orang tua korban, tim buser Polsek Batuaji berangkat ke Lhokseumawe Aceh Utara untuk menangkap pelaku pada Sabtu (13/7). Pelaku kemudian dibawa pulang, dan langsung dijebloskan ke jeruji Polsek Batuaji.

Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya dan menceritakan kronologis peristiwa kejadian. Dimana pelaku melancarkan aksinya saat mereka berduaan di dalam ruko, yakni ketika situasi sepi. Dimana pelaku mendekati adik iparnya dan langsung meraba-raba kemaluan korban.

Tak tanggung-tanggung, pelaku juga mengakui perbuatan bejadnya itu dilakukan hingga 5 kali. Yang pertama di rumah korban hingga di dalam ruko tersebut, selanjutnya di dalam ruko. Kemudian pelaku mengakui nekat melampiaskan hasratnya karena kesepian karena tinggal terpisah dengan anak isteri di kampung halaman.

“Ada 5 kali pak. Yang pertama di dalam rumahnya korban. Kemudian di dalam ruko saat kami berduaan. Saya nekat buat kayak gitu sama adik dia karena istri saya dikampung, jadi tak bisa menahan hasrat saya,” katanya tertunduk malu, Rabu (17/7) siang.

Sementara itu, Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe bersama Kanit Reskrim Iptu Melki Sihombing mengungkapkan jika pelaku ini ditangkap dirumahnya di Lhokseumawe, Aceh Utara, Sabtu (13/7) kemarin.

Kemudian, pelaku ini dikejar ke Aceh saat melarikan diri saat ketahuan mencabuli adik iparnya. Sementara ketika itu pelaku tak mengaku jika mencabuli adik iparnya dan korban pun juga takut memberitahukan aksi tersebut.

“Pelaku ini kita tangkap saat kabur ke kampung halamannya di Aceh Utara. Karena saat ketahuan pelaku pun ngelak dan korban pun ketakutan untuk memberitahukan kepada orangtuanya,” ujar Kapolsek.

Ketika pelaku kabur, lalu korban langsung menceritakan apa yang dialami korban saat pelaku di Batam. Tak terima masa depan anaknya direnggut abang iparnya, orangtua korban pun juga langsung melaporkan ke Polsek Batuaji, pada 10 Juli lalu.

Menurut pengakuan pelaku bahwa sudah 5 kali memasukkan tangannya ke maluan korban. Ia juga mengaku tak tahan menahan hasratnya karena sang istrinya berada dikampung.

Masih kata Kapolsek, pelaku ini tinggal dirumah korban sudah berlangsung 7 bulanan. Dan pelaku ini juga bekerja sebagai tukang servis komputer dan elektronik lainnya.

“Memang pelaku ini tinggal di rumah korban dan bekerja sebagai tukang servis elektronik tempat usaha orangtuanya korban. Jadi karena sering berduaan pelaku pun malah nekat melancarkan aksinya,” kata Dalimunthe.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kepada pelaku pun disangkakan Pasal 81 jo 82 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak yang diancam 15 tahun penjara. (ded)

Pelaku yang juga paman korban ditangkap dari rumahnya di Aceh Utara itu melancarkan aksinya saat mereka berduaan didalam ruko. Ketika situasi agak sepi, pelaku pun langsung mendekati adik iparnya hingga meraba-raba kemaluan korban.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed