by

Dokter RSUD Banyak Mau Pindah, Masyarakat Resah

NATUNA (HK)- Kabar adanya sejumlah dokter mau pindah dari RSUD Natuna membuat warga resah. Mereka khawatir praktek kepindahan ini akan berdampak buruk pada pelayanan kesehatan ke depan.

Fadilah, seorang warga mengaku perihatin dengan banyaknya dokter-dokter di RSUD yang hendak mengundurkan diri dari RSUD Natuna.

Hal ini membuat ia bertanya-tanya prihal itu dan khawatir mengenai pelayanan di RSUD ke depannya bila banyak dokter yang hengkang.

“Kabarnya ada tiga lagi dokter yang mau pindah. Sebelumnya sudah ada dokter kandungan yang berhenti. Ada apa di RSUD dan ada apa dengan dokter-dokter itu. Menurut kami ini tidak boleh terjadi karena menyangkut pelayanan kesehatan masyarakat,” kata Fadilah di Ranai, Rabu (17/7).

Ia meminta agar pihak RSUD tidak membiarkan ini terjadi sehingga pelayanan kesehatan tidak terganggu.

“Sedih juga rasanya kalau dokter yang udah bertahun-tahun tugas di sini, sudah nyambung dengan masyarakat tiba-tiba pindah begitu saja,” ujarnya.

Kasubag Umum Humas dan Perlengkapan RSUD Natuna, Harven membenarkan adanya rencana kepindahan sejumlah dokter itu. Alasan mereka rata-rata hendak mencari suasana baru di luar Natuna.

“Ya betul, tapi mengenai alasannya kami tidak bisa mengungkapkanya secara gamblang karena alasan itu cenderung bersifat pribadi. Tapi berdasarkan surat yang masuk rata-rata alasannya untuk mencari suasana baru,” kata Harven kepada Haluan Kepri di kantornya.

Ia lantas mengingatkan kepada masyarakat agar tidak khawatir dengan adanya kondisi seperti ini, karena pelayanan kesehatan di Rumah Sakit akan tetap berjalan seperti biasa.

Dikatakannya, di RSUD masih terdapat dokter residen yang masih bisa melayani kesehatan masyakat seperti biasa.

“Saya rasa tidak perlu ada kekhawatiran terkait pelayanan kesehatan karena dokter residen masih ada. Keberadaan dokter residen ini atas kerja sama RSUD Natuna dengan Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Air Langga (Unair). Saat ini ada 7 dokter residen di RSUD Natuna,” terangnya.

Mengenai dokter yang sudah tidak bertugas lagi di RSUD Natuna, sebenarnya dokter bersangkutan tidak pindah, tapi karena masa tugasnya di RSUD sudah habis.

“Kalau dokter yang udah pindah itu adalah dokter praktek kerja dari Kementerin. Waktu tugasnya di sini cuma satu tahun, jadi bukan pindah,” jelasnya.

Dengan demikian ia memastikan pelayanan kesehatan di RSUD tetap bisa berjalan sebagaimana biasa meski pun ada beberapa orang dokter yang hendak pindah.

“Karena kewenangan dokter risiden ini sama dengan dokter tetap di sini. Jadi pelayanan tetap berjalan normal,” pungkasnya.(fat)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed