Residivis Pakai Mobil Rental Rampok Rumah Mewah

Mobil sewa yang dipakai pelaku. (noviwandra/haluankepri.com)

Mobil sewa yang dipakai pelaku. (noviwandra/haluankepri.com)

BATAM (HK) – Aksi perampokan rumah mewah yang terjadi di Perumahan Baverly Hill, Batam Centre, menggunakan mobil rental. Sehingga, niat jahat pelaku berjalan dengan mulus tanpa dicurigai oleh pihak pengamanan perumahan.

Hal itu diketahui setelah tim Macan Satreskrim Polresta Barelang serta Subdit Jatanras Polda melakukan penangkapan terhadap empat pelaku perampok menggunakan sebuah mobil Toyota Rush BP 1613 GA Warna Putih, yang diketahui ialah sebagai mobil rentalan dari daerah Tiban, Kecamatan Sekupang.

Kanit 4 Jatanras Satreskrim Polresta Barelang, Iptu Ferry Supriadi, mengungkapkan kendaraan yang digunakan saat melakukan kejahatan itu adalah kendaraan sewa.

“Mobil itu kini diamankan oleh kepolisian sebagai barang bukti kejahatan (BBK), dengan kondisinya yang sudah mengalami kerusakan dibagian ban belakang maupun dibagian kaca depan serta belakangnya. Lantaran tertembus peluru di saat polisi melakukan penangkapan,” kata Iptu Ferry Supriadi, Kami (18/07/2019) siang.

“Saat penangkapan awal polisi mengamankan Dedi Admaja (35) dan Andre Siagian (30), yang yang dilumpuhkan petugas saat penangkapan di Tiban Koperasi, Sekupang, dengan menyita sepucuk pistol rakitan,” sebut Kanit 4 Jatanras Satreskrim Polresta Barelang ini.

Sementara untuk penangkapan 2 pelaku lainya, ujarnya, dilakukan di rumahnya masing masing di lokasi yang berbeda-beda.

“Eriyanto (37), otak pelaku ditangkap di Kavling Sagulung Baru dan Koko Toni (47), ditangkap di Wilayah Bengkong,” sebut Iptu Ferry.

Berdasarkan pemeriksaan penyidik, lanjutnya, dengan mobil sewa itu mereka merampok rumah mewah yang sedang ditinggal pemiliknya keluar kota.

“Ini adalah modus lama, dengan merental mobil, lalu digunakan untuk kejahatan,” terang Kanit Reskrim ini.

Selain itu, imbuhnya, keempat pelaku merupakan kelompok residivis dalam kasus yang sama.

“Sebelumnya mereka pernah ditangkap Polsek Lubukbaja, kasus pencurian dengan kekerasan dan perampokan. Dan baru keluar tahun awal 2019 kemaren,” sebut Iptu Ferry.

Sebelumnya itu Wakapolresta Barelang, AKBP Mudji Supriadi SIK mengatakan, kedua pelaku perampokan yang ditangkap tersebut, sering beraksi di berbagai wilayah di Kota Batam dan mereka itu merupakan pemain lama.

“Kawanan rampok ini terbilang sadis dan juga selalu menggunakan senjata api saat beraksi. Mereka tak segan segan melukai korbannya,” ujar AKBP Mudji kemaren. (vnr)