by

Kasus Pencurian Paling Menonjol di Karimun

KARIMUN (HK)-Sepanjang kurun waktu Januari-Juni 2019, kasus yang paling menonjol terjadi di Karimun adalah pencurian, menyusul narkotika, kemudian kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur dan terakhir perkara pelayaran. Kasus pidana umum tersebut sudah dilimpahkan Polres ke Kejari Karimun.

“Selama semester pertama tahun 2019 ini, perkara yang paling banyak masuk ke Kejari itu adalah perkara pencurian dengan jumlah 42 kasus, kemudian kasus narkotika sebanyak 18 perkara, pencabulan terhadap anak 10 kasus,6 kasus laka lantas dan 4 kasus pelayaran,” ungkap Kasi Pidum Kejari Karimun, Hamonangan Parsaulian Sidauruk.

Kata Hamonganan, dari semua kasus yang ditangani Kejari Karimun itu, ada sebagian kasus yang sudah masuk dalam tahap persidangan. Beberapa diantaranya ada yang sudah putusan, ada dalam tahap penuntutan dan sebagian lagi masih dalam penyusunan berkas ke penuntut umum.

“Itu perkara selama enam bulan. Kebanyakan sudah masuk dalam persidangan, bahkan sudah ada yang sampai putusan. Sementara, pada pertengahan Juli 2019 ini pihaknya juga sudah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polres Karimun terhadap 5 kasus narkotika,” terang Hamonangan.

Menurut dia, khusus untuk kasus pencabulan rata-rata yang menjadi korban adalah anak dibawah umur. Pelaku pada umumnya adalah orang terdekat dari korban, mulai dari tetangga sampai keluarga dekat. Begitu juga untuk kasus pencurian, dari 42 kasus, terdapat satu kasus dengan pelaku anak dibawah umur.

“Dari 10 kasus pencabulan itu, kebanyakan terjadi di Pulau Karimun, yakni 7 kasus. Sementara, tiga kasus lainnya terjadi di luar Pulau Karimun. Dari kasus itu, sebagian sudah disidangkan, bahkan ada yang divonis 12 tahun penjara. Ada juga yang divonis 9 dan 8 tahun. Ancaman hukumannya minimal kan 15 tahun penjara,” pungkasnya. (ham)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed