Ratusan Warga Berdoa untuk Nurdin

KARIMUN (HK)-Rasa empati mendalam dan dukungan moril masyarakat Karimun kepada Nurdin Basirun, Gubernur Kepri nonaktif yang tersandung kasus dugaan suap dan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengalir. Ratusan warga mendoakan mantan Bupati Karimun itu agar terlepas dari jeratan hukum, Jumat (19/7).

Doa bersama yang dipusatkan di Panggung Puteri Kemuning Coastal Area, Tanjungbalai Karimun itu lebih didominasi oleh kaum perempuan. Mereka adalah ibu-ibu pengajian yang berasal dari berbagai badan kontak majelis taklim yang ada di Karimun, termasuk juga kalangan bapak-bapak yang baru pulang melaksanakan shalat Jumat.

Kegiatan itu dibuka dengan pembacan doa Al Fatihah. Kemudian, dilanjutkan dengan zikir dan lantunan doa bersama dari masyarakat yang dipandu oleh tokoh agama. Acara itu dihadiri berbagai kalangan masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan elemen lainnya.

Suasana haru menyelimuti pelataran Panggung Puteri Kemuning tersebut, ketika doa dan ayat-ayat AlQuran disendungkan. Kaum ibu yang tak sanggup menahan haru, akhirnya menangis tersedu-sedu. Sambil megaminkan doa, sebagian mereka juga terlihat sibuk menyeka air mata yang mulai menetes.

“Kami semua sayang sama Pak Nurdin. Beliau orang baik. Bagaimanapun juga, Pak Nurdin sangat berjasa bagi kampung kami. Beliau telah berbuat banyak untuk Karimun. Kami ingin beliau dibebaskan dari segala tuduhan ini. Dimata kami, Pak Nurdin tak bersalah,” ungkap salah seorang warga.

Sebelumnya, ratusan masyarakat Karimun dari berbagai komunitas juga menggalang dukungan moril kepada Nurdin Basirun di Coastal Area, tepatnya di jembatan satu atau kandang merpati Coastal Area. Ratusan masyarakat membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan moril terhadap mantan Gubernur Kepri itu di Kawasan Coastal Area Karimun, Ahad (14/7) sore.

Selain penandatanganan petisi, warga juga menuliskan pesan-pesan dan dukungan moril untuk memberikan semangat kepada mantan Bupati Karimun dua periode itu.

Dukungan moril terhadap Nurdin digagas Fans Club 757 Kepri Jaya, Askar Betanjak “The Captain”. Aksi itu mengundang perhatian warga yang tengah melintas di kawasan Coastal Area Karimun.

“Kami yakin beliau tidak bersalah, kami sangat mencintai beliau. Dia (Nurdin) sosok seorang bapak bagi kami, yang bisa mengayomi warganya,” ujar ketua Askar Betanjak Kabupaten Karimun, Nurman Angkasa Putera.

Di atas kain putih sepanjang 25 meter, warga terus berdatangan membubuhkan tanda tangan. Rencana nya kain tersebut akan dibawa ke Gedung KPK sebagai dukungan untuk menguatkan Nurdin dari masalah yang tengah di hadapi.

“Kita juga akan membawa kain berisikan tanda tangan ini ke KPK. Kami sangat yakin bahwa beliau tidak bersalah, maka ini lah bentuk support untuk bang den,” kata Nurman.

Sementara salah seorang warga, Zauwiyah mempertanyakan proses penangkapan Nurdin Basriun oleh KPK. Zauwiyah menyebut, selama ini Nurdin disebut-sebut terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Namun kenyataannya tidak demikian.

“Kami menyayangkan inforimasi awal yang digembar gemborkan KPK kalau Pak Nurdin kena OTT. Tapi kenyataannya kan bukan seperti itu. Sekarang yang tertanam di kelapa orang itu Nurdin kena OTT. Sampai kapanpun kami tetap menganggap Pak Nurdin tak bersalah. Kembalikan Gubernur Kami,” pungkasnya. (ham)

(Visited 21 times, 1 visits today)