Balapan Liar Resahkan Warga Sekupang *Belasan Remaja Diamankan

REMAJA DIAMAKAN - Belasan remaja yang kerap melakukan balapan liar di Sekupang, daman oleh Tim Opsnal Polsek Sekupang dalam kegiatan Cipkon Sabtu (20/7) malam. Belasan remaja ini telah membuat resah warga sekitar, terlebih para keluarga pasien RSBP karena lokasinya hanya beberapa puluh meter. IST

BATAM (HK) – Aksi balapan liar di jalan raya tak jauh dari Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, Sekupang, membuat resah warga Sekupang dan juga pengguna jalan, terlebih pasien rumah sakit karena hanya berjarak puluhan meter.

Tak ingin terjadi hal-hal yang tak diinginkan, aksi tersebut kemudian dilaporkan warga ke Mapolsek Sekupang. Karena kian lama kian membahayakan, sehingga menuntut aksi tegas pihak kepolisian.

Kapolsek Sekupang melalui Wakapolsek Sekupang, Iptu Indra Isputranto didampingi Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu Thetio Mardiyanto, pihaknya bertindak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Akhirnya belasan remaja yang melakukan balapan liar di jalan raya sekitar Rumah Sakit, diamankan, Sabtu (20/7) malam.

“Tidak hanya membahayakan dirinya, tapi mereka juga membahayakan pengguna jalan, serta mengganggu ketenangan pasien,” ungkap Iptu Indra Isputranto ke Haluan Kepri.

Belasan remaja ini diamankan dalam kegiatan cipta kondisi yang digelar oleh Polsek Sekupang yang dimulai dari pukul 23.30 WIB.

Diejlaskan, bahwa aksi balapan liar ini ada yang menangkat ban depan, sehingga mengancam pengguna lalu lintas di sekitar jalan tersebut. Parahnya, ada yang berboncengan, sehingga aksinya sangat meresahkan masyarakat.

Dikatakan, keempat belas remaja tersebut satu diantaranya remaja putus sekolah, dua belas sedang menempuh pendidikan tingkat SMP dan satu orang sedang pendidikan SMA.

Dari giat tersebut, kata Wakapolsek Sekupang, Iptu Indra Isputranto diamankan sejumlah sembilan kendaraan bermotor.

Agar tidak mengulangi perbuatannya, empat belas remaja yang diamankan, dan kemudian menandatangani surat pernyataan untuk tidak melangulangi perbuatannya.

“Malam itu juga mereka dilepas setelah membuat surat pernyataan, agar tidak mengulangi perbuatannya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wakapolsek Iptu Indra Isputranto menjelaskan kesembilan motor tersebut masih diamankan. Kapan perlu, kendaraan tersebut bisa ditilang.

“Karena aksi tersebut mengancam keselamatan lalu lintas. Itu bisa ditilang, bahkan bisa dipidana,” pungkasnya. (put)

(Visited 17 times, 1 visits today)