“Ingat-ingat Ilmu Manasik Haji…”

Kakanwil Kemenag Riau, Dr. H. Mahyudin, MA (tengah) didampingi Kabid Dokumen PPIH Embarkasi Batam, H Alikek Said, memberikan sambutan kepada JCH di atas pesawat sesaat Kloter 18 hendak meninggalkan Bandara Hang Nadim Batam menuju Jeddah, Senin (22/7/2019). (istimewa)

Kakanwil Kemenag Riau, Dr. H. Mahyudin, MA (tengah) didampingi Kabid Dokumen PPIH Embarkasi Batam, H Alikek Said, memberikan sambutan kepada JCH di atas pesawat sesaat Kloter 18 hendak meninggalkan Bandara Hang Nadim Batam menuju Jeddah, Senin (22/7/2019). (istimewa)

  • Kakanwil Kemenag Riau Lepas Kloter 18

Batam (HK) – “Saya mengharapkan jamaah selalu mengingat-ingat ilmu manasik haji. Ilmu manasik itu menjadi bekal saat menjalankan semua rangkaian ibadah haji. Kami mendoakan, semoga jamaah Riau khususnya jamaah Kloter 18 dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji di tanah suci. Dan memperoleh haji mabrur.”

Demikian dikatakan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Riau, Dr. H. Mahyudin, MA, saat memantau sekaligus melepas keberangkatan Kloter 18 di Bandara Hang Nadim Batam, Senin (22/7/2019).

Dikatakannya, ibadah haji juga merupakan ibadah fisik. “Karena itu, jamaah diharapkan selalu menjaga kesehatan dan stamina. Managemen diri. Jadilah jamaah mandiri,” ucapnya lagi.

H. Mahyudin juga berpesan, selama berada di tanah suci, jamaah diharapkan selalu menjaga hal-hal yang berkaitan dengan ibadah. “Jaga kesempurnaan ibadah. Semoga ibadah haji yang dijalankan berbuah haji mabrur,” ucapnya lagi.

Dalam kesempatan itu, H. Mahyudin juga mengatakan, berdasarkan evaluasi yang dilakukan Panitia Embarkasi Antara Riau, seluruh proses keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Riau hingga Kloter 18, semuanya berjalan dengan baik.

“Jika pun ada kekurangan, itu hal biasa. Karena ini tahun pertama bagi Riau sebagai Embarkasi Antara,” ucapnya.

“Namun, kami percaya, tahun-tahun selanjutnya, layanan Embarkasi Antara Riau akan semakin baik. Kami terus berkomunikasi dan berdiskusi dengan Embarkasi Batam dalam memberikan layanan terbaik kepada jamaah,” ucapnya lagi.

Sementara itu, Ketua Kloter 18, Gustaman, M.Sy, di sela-sela keberangkatkan JCH Kloter 18, mengatakan, seluruh jamaah Kloter 18 berada dalam kondisi sehat.

“Alhmadulillah, meski ada yang kelelahan, namun, semua siap untuk berangkat menuju tanah suci,” ucap Gustaman.

Dia menjelaskan, Kloter 18 merupakan JCH asal Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang berjumlah 444 orang ditambah lima petugas kloter dengan total 449 orang. “Semua terdiri dari jamaah pria 209 dan wanita 240,” jelasnya lagi.

Saat berangkat dari Pekanbaru, lanjutnya, Kloter 18 dilepas oleh Bupati Rohul, H Sukiman. “Kami berangkat dari Pekanbaru pada, Senin (22/7/2019) dinihari sekitar pukul 03.45 WIB dalam tiga penerbangan. Dan tiba di Bandara Hang Nadim sekitar pukul 04.30 WIB,” paparnya lagi.

Gustaman juga menyampaikan, dalam kloter yang dipimpinnya, jamaah yang tergolong masuk resiko tinggi (resti) sebanyak 392 orang dengan rincian pria 178 orang dan 214 wanita.

“Dalam kloter ini, jamaah tertua berusia 87 tahun sedangkan yang termuda berusia 25 tahun,” ucapnya lagi.

Selama berada di tanah suci, ucap Gustaman, jamaah Kloter 18 akan menempati pemondokan di wilayah Syisyah Hotel nomor 111 dan 112.

Pesawat Saudi Arabian Airlines yang membawa Kloter 18 take off dari Bandara Hang Nadim pukul 10.06 WIB. Dan diperkirakan tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada, Senin (22/7/2019) pukul 14.45 Waktu Arab Saudi (WAS).

Dengan berangkatnya Kloter 18, maka, sampai tadi, Embarkasi Batam sudah memberangkatkan sebanyak 8.032 JCH.

Dan menurut jadwal, besok pagi, Kloter 19 akan diberangkat dari Batam pada pukul 10.00 WIB langsung menuju Jeddah. Kloter 19 merupakan JCH asal Riau. (fhy)

(Visited 122 times, 1 visits today)