by

Investor Siap Berinvestasi di Natuna

NATUNA (HK)- Hasil pertemuan antara Pemda Natuna dengan sejumlah investor di Osaka-Jepang beberapa waktu lalu telah terjalin kesepakatan kerja sama untuk pengembangan dua sektor unggulan Natuna, yaitu pariwisata dan perikanan.

Sejumlah investor di Jepang telah menyatakan tekad bulat untuk berinvestasi di Natuna guna menggarap sektor priwisata dan perikanan dalam waktu dekat.

Bupati Natuna, Hamid Rizal mengatakan ada beberapa orang investor muda asal negeri Sakura Jepang serius akan menanamkan modal mereka untuk menggarap sektor pariwisata.

“Kemaren saya bertemu dengan beberapa investor muda, mereka mau datang ke Natuna dalam waktu dekat untuk menggarap sektor pariwisata. Mereka juga mengajak orang tua mereka untuk bersama-sama datang ke Natuna dalam waktu dekat ini,” ujar Hamid Rizal usai menghadiri HUT Adhiyaksa ke-59 di Kantor Kejaksaan Natuna, Senin (22/7).

Selain itu, para investor Jepang juga komitmen ingin melanjutkan pembangunan Pasar Modern di Natuna. Untuk pembangunan Pasar Podern ini, kata Hamid, Jepang akan memberi dana hibah sebesar Rp100 miliar.

Khusus sektor perikanan, pemerintah Kabupaten Natuna menawarkan kepada investor Jepang untuk membangun pabrik pengalengan ikan.

“Kemaren saya minta kepada investor di Jepang untuk membangun pabrik pengalengan ikan. Ini lokasinya belum ditentukan dimana letaknya. Kita masih mensurvei dimana lokasi yang cocok untuk pembangunan pabrik pengalengan ikan itu mamtinya,” terang Hamid.

Hamid menjelaskan dalam lawatan kunjungan kerjanya ke Jepang beberapa waktu lalau, telah dilakukan pembahasan secara mendalam tentang wacana investasi sejumlah pengusaha Jepang di Natuna.

“Kami lakukan diskusi selama 2 hari 2 malam bersama sejumlah investor di Osaka-Jepang. Ini tidak main-main, kita memang harus bisa memaksimalkan peluang yang ada. Sbab tidak semua daerah punya kesempatan seperti Natuna,” ujarnya.

Hamid menambahkan, tidak ada kesulitan secara adminitrasi untuk kerja sama antara investor Jepang dengan Pemda Natuna. Sebab semua sudah dibahas dalam pertemuan di Osaka beberapa waktu lalu.

Saat ini, para investor masih mengatur waktu untuk melakukan kunjungan ke Natuna.

“Kita harap investasi ini cepat dilakukan. Secara umum kita terbuka saja apa pun yang akan mereka bangun di Natuna untuk berinvestasi akan kita setujui. Lebih cepat lebih baik,” terangnya.(fat)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed