by

Berhasil Dongkrak PAD, Terima Kasih Juru Parkir!

TANJUNGPINANG (HK) – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Tanjungpinang Tengku Dahlan mengapreasi Dinas Perhubungan (Dishub) karena dalam satu semester ini berhasil mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), yakni mencapai Rp599 juta.

Hal tersebut disampaikannya pada kegiatan Workshop Retribusi Pelaksanaan Penyelenggaraan Perparkiran yang diikuti sebanyak 135 orang juru parkir di Aula Bulang Linggi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang, Rabu (24/7).

“Capaian tersebut sudah lebih kurang setengah atau 50 persen dari target sebesar Rp1,4 miliar untuk tahun 2019. Mudah-mudahan hingga akhir tahun ini, target PAD tersebut bisa tercapai,” ungkap Tengku.

Dikatakan Tengku, capaian target tersebut bukan hanya kerja Dishub saja melainkan juga kerja keras juru parkir yang menjadi tonggak utama dalam hal perparkiran yang melaksanakan sesuai aturan yang sudah berlaku.

“Mari kita sama-sama besinergi untuk tingkatkan pendapatan daerah. Jadi para juru parkir untuk dapat mengikuti workshop ini dengan sebaik-baiknya, dan tetap bersikap ramah serta santun kepada masyarakat ketika dalam bekerja,” ungkap Tengku.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) lalu lintas Jalan Dishub Tanjungpinang, Teguh Santoso juga menyampaikan tujuan workshop ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas juru parkir. Memberikan informasi dalam rangka menanamkan pedoman tata cara perilaku sopan santun sesuai undang-undang yang berlaku, dan norma-norma masyarakat yang bisa meningkatkan profesionalisme sebagai juru parkir dalam pelayanan perpakiran.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga sekaligus meningkatkan pengetahuan juru parkir dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pengguna jasa parkir. Mereka akan diberi pemahaman mengenai pelaksanaan perparkiran yang disampaikan oleh narasumber dari Saber Pungli, Kejaksaan, Satlantas, Bagian Hukum, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi, dan Badan Pengelolaan Keuangan Kota Tanjungpinang.

“Kita juga akan memberikan pemahaman terkait karcis parkir yang harus diberikan kepada masyarakat. Karena kami masih menemukan masyarakat membayar parkir tanpa meminta karcis tersebut. Padahal walaupun dianggap kecil uang parkir, tetapi tanpa meminta karcis tentu akan berdampak pada PAD. Jadi hal-hal seperti ini kami kembali memberikan pembekalan kepada juru parkir,” pungkas Teguh. (rco)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed